Bisa Dimanfaatkan Kembali, Limbah Program MBG Bisa Jadi Pupuk

Teknologi tepat guna dapat berperan dalam memproses limbah yang dihasilkan dari pengolahan MBG dengan menggunakan prinsip ekonomi sirkular.

oleh Ade Nasihudin Al AnsoriDiterbitkan 09 Agustus 2025, 12:00 WIB
UMKM Aiko Maju menjadi pemasok bahan baku untuk dapur umum dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) (Dok. BRI)

Liputan6.com, Jakarta Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dapat menghasilkan limbah yang perlu ditekan jumlahnya. Berangkat dari hal tersebut, peneliti ahli utama Pusat Riset Teknologi Tepat Guna (PRTTG) Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Ainia Herminiati, menyampaikan cara yang dapat dilakukan untuk mengurangi limbah.

Dia mengatakan bahwa teknologi tepat guna (TTG) dapat berperan dalam memproses limbah yang dihasilkan dari pengolahan MBG dengan menggunakan prinsip ekonomi sirkular, yakni reuse, recycling, dan reduce.

Ekonomi sirkular yang diterapkan pada MBG diantaranya mengurangi pemborosan makanan, mendaur ulang sisa makanan menjadi pupuk atau pakan ternak, dan memanfaatkan bahan pangan lokal.

Ainia mencontohkan menu MBG pepes ikan. Limbah daun pisang untuk mengemas pepes ika bisa dimanfaatkan menjadi bahan pupuk kompos.

"Bisa menggunakan alat biokomposter hasil riset PRTTG, yang dapat diimplementasikan pada skala Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM),” kata Ainia, pada Rapat Kerja dan Silaturahmi Sivitas PRTTG dengan Organisasi Riset Pertanian dan Pangan (ORPP), di Kawasan Sains dan Teknologi B.J. Habibie, Serpong, Selasa (5/8/2025).

 

Pengolahan Limbah Tulang Ikan

PRTTG BRIN juga telah melakukan riset pengolahan limbah tulang ikan yang diproses menjadi tepung tulang ikan. Kemudian dimanfaatkan sebagai bahan fortifikasi sumber kalsium pada snack (makanan ringan) yang dikonsumsi anak-anak dan remaja, dengan klaim pangan mengandung kalsium.

“Dengan dukungan teknologi peralatan yang tepat guna, penerapan ekonomi sirkular pada pepes ikan sebagai salah satu menu MBG, limbah dari daun pisang, dan tulang/duri ikan dapat dimanfaatkan kembali dan mengurangi limbah pada lingkungan,” ujarnya. 

Ainia berharap, BRIN dapat membangun kolaborasi lintas sektor, baik dengan pemerintah daerah, BUMDes, Koperasi Merah Putih, maupun lintas Kementerian. Sehingga, TTG berperan mendukung program pemerintah dalam pemenuhan MBG bagi kelompok sasaran.

Infografis Program Makan Bergizi Gratis Dimulai 6 Januari 2025. (Liputan6.com/Gotri/Abdillah)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya