Liputan6.com, Jakarta - Di tengah konflik dan rahasia yang melingkupi, Hana menemukan secercah harapan dalam pertemuannya dengan Nathan. Sementara itu, hubungan rumit dengan keluarganya dan masa lalunya dengan Tian terus menghantui langkahnya.
Setelah mencapai kesepakatan, Hana diasingkan ke vila keluarga. Namun, pada pagi harinya, Hana menghilang dari vila. Ternyata, ia tersesat saat berjalan-jalan pagi, dan di sinilah ia bertemu Nathan untuk kedua kalinya.
Advertisement
Di tempat lain, Misa merenungkan hubungannya dengan Vano dan teringat saat Tian mengalahkannya. Pemikiran ini membuat Misa mempertimbangkan pernikahan sebagai cara untuk menemukan perlindungan.
Hana harus menghadapi konsekuensi karena meninggalkan vila. Ira, yang tidak ingin kehamilan Hana menjadi bahan pembicaraan, mengurungnya di kamar. Meski berat hati, Ira merasa terpaksa melakukan ini demi menjaga nama baik keluarga.
Dalam kesedihannya, Hana hanya bisa berdoa agar janinnya tetap sehat. Kenangan bersama Tian terus menghantui pikirannya, termasuk janji Tian saat perayaan ulang tahun pertama mereka, di mana Tian berjanji tidak akan pernah meninggalkannya.
Tian Ikuti Mobil Lilis
Sementara itu, Tian mengikuti mobil yang ditumpangi Lilis untuk mencari tahu mengapa rumah keluarga Hardi kosong dan keberadaan Hana. Namun, Alfin melihat Tian dan memerintahkan Maman untuk menghentikannya agar tidak sampai ke vila dan bertemu Hana.
Setelah beberapa waktu, Ira memaafkan Hana dan berusaha memperbaiki hubungan mereka. Hana akhirnya diizinkan keluar, meskipun Alfin menginstruksikan Maman untuk terus mengawasinya ke mana pun ia pergi. Saat Ira mengajak Hana berjalan-jalan, tanpa sengaja mereka mengunjungi kafe milik Nathan, di mana Hana dan Nathan akhirnya berkenalan.