Lewat Kopdes, Kemenkop dan BPS Sinkronisasi Data Percepat Pengentasan Kemiskinan

Kopdes/Kel Merah Putih dinilai membutuhkan profil desa untuk memetakan potensi yang dapat dikembangkan koperasi.

oleh Tira SantiaDiperbarui 07 Agustus 2025, 11:15 WIB
Menkop Budi Arie saat menerima audiensi Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Amalia Adininggar Widyasanti, Kamis (7/8/2025). (Foto: Liputan6.com/Tira Santia)

Liputan6.com, Jakarta - Kementerian Koperasi (Kemenkop) dan Badan Pusat Statistik (BPS) akan bekerja sama untuk mempercepat pelaksanaan program pengentasan kemiskinan yang dilakukan melalui Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes/ Kel) Merah Putih.

Hal itu sejalan dengan intruksi Presiden Prabowo Subianto pada jajaran kabinet Merah Putih untuk melakukan percepatan pengentasan kemiskinan ekstrem di desa yang tertuang di dalam Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 8 Tahun 2025.

Adapun sebagai langkah awal dibutuhkan sinkronisasi data desa/potensi desa yang kemudian dapat dimanfaatkan oleh Kopdes/ Kel Merah Putih untuk digali dan dikembangkan.

Menteri Koperasi (Menkop) Budi Arie Setiadi menegaskan pentingnya peran data sebagai landasan kebijakan pengentasan kemiskinan yang lebih tepat sasaran.

Salah satu alat untuk pengentasan kemiskinan tersebut adalah melalui Kopdes/ Kel Merah Putih yang akan diarahkan untuk menyasar langsung kantong-kantong kemiskinan.

"Kopdes/Kel Merah Putih ini bisa berdampak sosial secara nyata seperti pengurangan kemiskinan, memutus rantai distribusi yang panjang dan lainnya," kata Menkop Budi Arie saat menerima audiensi Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Amalia Adininggar Widyasanti, Kamis (7/8/2025).

Diharapkan setelah audiensi tersebut, akan ditindaklanjuti dengan pendalaman terkait sinkronisasi data desa di seluruh Indonesia termasuk dengan profil kemiskinan yang ada di desa sehingga dapat digunakan oleh pengelola Kopdes/ Kel Merah Putih dalam merumuskan arah perjalanan bisnis yang dijalankan.

"Kunci keberhasilan program ini adalah kerja sama antar kementerian dan lembaga. Komunikasi adalah kunci," ujar Budi.

 

Pemetaan Profil Desa sangat Penting

Menkop Budi Arie saat menerima audiensi Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Amalia Adininggar Widyasanti, Kamis (7/8/2025). (Foto: Liputan6.com/Tira Santia)

Sementara itu Wakil Menteri Koperasi (Wamenkop) Ferry Juliantono juga menyoroti pentingnya dukungan data desa dari BPS. Kopdes/ Kel Merah Putih sangat membutuhkan profil desa untuk memetakan potensi - potensi apa saja yang dapat dikembangkan oleh koperasi termasuk dalam hal penyaluran berbagai komoditas strategis yang disubsidi pemerintah agar lebih tepat sasaran.

"Kami butuh dukungan BPS, misalnya untuk menyalurkan pupuk subsidi, kami perlu tahu berapa luas lahan pertanian dan jumlah petaninya. Dengan data yang akurat, distribusi bisa lebih tepat," ujar Ferry.

Sementara itu, Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti menegaskan bahwa pihaknya telah memiliki beragam data - data penting terkait profil desa secara nasional termasuk dengan potret profil kemiskinan di desa.

 

Angka Kemiskinan

Sementara di Jakarta, data BPS pada Maret 2022 menunjukkan terdapat 502.040 penduduk miskin di Jakarta dengan tingkat kemiskinan 4,69 persen. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Berdasarkan data BPS, Per Maret 2025 angka kemiskinan secara nasional sebesar 23,85 juta atau turun dari periode September 2024 yang mencapai 24,06 juta jiwa.

Dari jumlah itu jika di-breakdown lebih dalam profil kemiskinan ekstrem secara nasional mencapai 2,38 juta jiwa atau turun 0,40 juta jiwa terhadap September 2024. Data-data ini dapat diketahui secara rinci hingga tingkat desa sehingga dapat digunakan sebagai acuan untuk merumuskan kebijakan lebih lanjut.

"Kami melihat Program Kopdes/Kel Merah Putih ini punya potensi besar untuk mendorong pertumbuhan ekonomi desa. Dengan data koperasi yang mengalir, kita nantinya bisa merekam seberapa jauh kontribusi Kopdes/Kel Merah Putih terhadap pertumbuhan ekonomi nasional," pungkas Amalia.

 

Infografis Efek Donald Trump Menang Pilpres AS ke Perekonomian Global. (Liputan6.com/Abdillah)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya