Liputan6.com, Jakarta - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang, Banten, mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap perubahan cuaca tak menentu yang diperkirakan terjadi hingga akhir pekan, dari kondisi cerah bisa mendadak menjadi menjadi hujan.
"Kondisi cuaca pekan ini bisa berubah secara mendadak dari cerah menjadi hujan," ujar Plt Kepala Pelaksana BPBD Kota Tangerang, Mahdiar, di Tangerang, dikutip dari Antara, Rabu (6/8/2025).
Advertisement
BPBD Kota Tangerang menerima informasi cuaca tersebut dari BMKG dan langsung meneruskannya kepada sejumlah dinas terkait, di antaranya Dinas PUPR, Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, hingga para camat dan lurah, untuk bersiaga menghadapi potensi banjir akibat hujan.
Pasalnya, hujan yang terjadi pada awal pekan ini telah menyebabkan beberapa genangan. Oleh karena itu, Pemkot Tangerang pun melakukan kewaspadaan terhadap wilayah yang rawan banjir.
Menurut dia, kelembapan yang tinggi juga bisa memicu perubahan cuaca secara tiba-tiba sehingga harus tetap memperhatikan informasi cuaca harian secara rutin.
"Meskipun sebagian wilayah cerah atau berawan tetapi potensi hujan masih ada dan terjadi pada siang menuju sore hari. Ini sudah terjadi dalam dua hari terakhir,” kata Mahdiar.
Layanan Kegawatdaruratan
Sementara itu, untuk layanan kegawatdaruratan di Kota Tangerang masyarakat bisa mengakses call center 112 atau untuk BPBD Kota Tangerang bisa ke nomor piket 021-5582-144 yang juga aktif selama 24 jam.
Kepala Dinas PUPR Kota Tangerang Taufik Syahzaeni mengatakan kegiatan normalisasi drainase dan sungai telah dilakukan sejak beberapa waktu lalu. Termasuk pembangunan serta revitalisasi turap terus dikerjakan.
Dinas PUPR Kota Tangerang telah menyiapkan mesin pompa penyedot air untuk mengantisipasi banjir di wilayah rawan serta jalan protokol. Tak hanya itu, petugas juga sudah disiagakan jika ada sumbatan pada saluran air.
"Kita rutin melakukan koordinasi dengan pengelola pintu air untuk memastikan siap siaga ketika ada peningkatan debit air dari hulu," katanya.