Real Madrid Jadi Patokan Agar AC Milan tak Lagi Terpuruk Seperti Musim 2024/2025

Luka Modric mendorong AC Milan agar belajar dari kegagalan mereka pada musim 2024/2025 lalu dan berharap laga lawan Real Madrid jadi acuan standar penampilan Rossoneri.

oleh Dimas Ardi PrasetyaDiperbarui 06 Agustus 2025, 23:14 WIB
Bek Real Madrid asal Prancis Ferland Mendy (tengah) ditantang oleh gelandang Amerika AC Milan Yunus Musah selama pertandingan sepak bola hari ke-4 fase liga Liga Champions UEFA antara Real Madrid CF dan AC Milan di stadion Santiago Bernabeu di Madrid pada tanggal 5 November 2024.OSCAR DEL POZO / AFP

Liputan6.com, Jakarta Luka Modric mendorong AC Milan agar belajar dari kegagalan mereka pada musim 2024/2025 lalu dan berharap laga lawan Real Madrid jadi acuan standar penampilan Rossoneri.

Musim lalu menjadi periode yang mengecewakan bagi AC Milan di kancah domestik. Mereka mengawali musim bersama Paulo Fonseca, namun sang pelatih tak mampu memberikan stabilitas di skuad.

Situasi memburuk hingga akhirnya manajemen klub menunjuk Sergio Conceicao sebagai pengganti di tengah musim. Sayangnya, perubahan di bangku pelatih belum cukup menyelamatkan performa Milan secara keseluruhan.

Rossoneri hanya mampu mengumpulkan 63 poin dari total 38 pertandingan yang dijalani. Hasil tersebut membuat mereka tercecer di posisi kedelapan klasemen akhir Serie A 2024/2025.

Akibatnya, AC Milan harus absen dari seluruh kompetisi Eropa pada musim berikutnya. Sebuah pukulan telak yang memicu banyak refleksi di tubuh klub, termasuk dari para pengamat dan rival.


Modric Soroti Penurunan Performa Milan Musim Lalu

Gelandang asal Kroasia milik AC Milan, Luka Modric, melambaikan tangan kepada para penggemar di Milan, Italia, Senin, 4 Agustus 2025. (Marco Ottico/LaPresse via AP)

Luka Modric, gelandang yang baru gabung dari Real Madrid, turut mengamati kemunduran performa AC Milan pada musim lalu. Pemain Kroasia itu mengaku cukup heran melihat inkonsistensi permainan Rossoneri sepanjang musim.

Menurut Modric, Milan perlu belajar dari kegagalan tersebut dan menjadikannya sebagai batu loncatan untuk bangkit. Ia yakin kualitas tim tetap ada, namun kurang dimaksimalkan dalam sebagian besar pertandingan.

“Saya punya perasaan positif. Jelas musim lalu tidak berjalan baik; tim finis di posisi kedelapan. Tapi kami perlu belajar dari pengalaman ini,” tegasnya seperti dilansir MilanNews.

Modric juga menyoroti satu pertandingan yang menurutnya menunjukkan level sebenarnya dari AC Milan. “Jika Milan bisa bermain seperti yang mereka lakukan tahun lalu melawan kami di Bernabeu – saya tidak tahu apa masalahnya, mengapa mereka tidak selalu bermain seperti itu – maka levelnya sangat tinggi. Kami perlu berusaha keras untuk mempertahankannya,” seru Modric.


Memori Indah AC Milan Lawan Madrid di Santiago Bernabeu

Gelandang Real Madrid asal Prancis Aurelien Tchouameni (kiri) ditantang oleh penyerang AC Milan asal Spanyol Alvaro Morata selama pertandingan sepak bola hari ke-4 fase liga Liga Champions UEFA antara Real Madrid CF dan AC Milan di stadion Santiago Bernabeu di Madrid pada tanggal 5 November 2024.Pierre-Philippe MARCOU / AFP

AC Milan mencatat kemenangan mengesankan atas Real Madrid di Santiago Bernabeu pada matchday keempat Liga Champions 2024/2025. Laga yang berlangsung pada 6 November 2024 itu menjadi momen langka di mana Rossoneri tampil solid dan penuh determinasi.

Malick Thiaw membawa Milan unggul lebih dulu lewat gol cepat yang membuat lini belakang Madrid kelabakan. Meski sempat disamakan melalui penalti Vinicius Jr, tim tamu tidak kehilangan kendali permainan.

Milan kemudian mencetak dua gol tambahan melalui aksi Alvaro Morata dan Tijjani Reijnders untuk mengunci kemenangan 1-3. Penampilan seperti inilah yang diharapkan Modric bisa menjadi standar baru Rossoneri dalam setiap pertandingan.

(MilanNews)


Klasemen Liga Italia

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya