Merek Cemilan di Belanda Keluarkan Varian Rasa Unik, Keripik Rasa Baterai

Apa saja perpaduan rahasia sehingga terciptanya varian rasa unik ini?

oleh Indra Cahya VanleonDiterbitkan 06 Agustus 2025, 20:30 WIB
Rewind’s battery-flavored chips are poised to become a quirky pop-culture sensation—blending 90s nostalgia, inventive snacking, and a dash of viral marketing to stand out in a crowded market.

Liputan6.com, Amsterda, - Kalau kamu besar di era 1.900-an, mungkin masih ingat sensasi aneh saat menyentuhkan lidahmu ke ujung baterai, ada rasa logam dan sedikit getaran yang bikin geli.

Pernahkan terpikirkan, bagaimana kalau sensasi ini dibuat menjadi rasa untukn cemilan favorit Anda? 

Meski terdengar konyol, kebiasaan itu cukup populer di kalangan anak-anak kala itu.

Rewind, sebuah merek camilan asal Belanda yang mencoba membangkitkan kembali kenangan masa lalu lewat cara yang unik, yaitu menciptakan keripik tortila dengan rasa baterai 9 volt, dilansir dari Odditycentral, Rabu (6/8/2025).

Ide unik ini bukan hal yang mudah untuk direalisasikan. Bayangkan bagaimana caranya membuat rasa "baterai" yang tetap bisa dinikmati sebagai camilan.

Perpaduan Komposisi Rahasia

Ilustrasi Asam Sitrat Credit: pexels.com/mali

Rewind meyakinkan publik bahwa produk unik ini tidak mengandung komponen baterai sama sekali. Seluruh bahan yang digunakan aman dikonsumsi dan telah memenuhi standar pangan.

“Ini jelas permintaan yang tidak biasa,” ujar Mattias Larsson, koki sekaligus ahli rasa di Rewind.

Ia mengaku, mereka memadukan asam sitrat dan natrium bikarbonat untuk menciptakan sensasi geli di lidah, lalu melengkapi cita rasanya dengan garam mineral demi menghadirkan rasa logam yang khas.

“Hasilnya cukup mengejutkan, rasanya enak dan jelas bikin orang nagih,” tambahnya.

Sementara itu, Antti Lauronen, kepala divisi kreatif dan desain di perusahaan induk Paulig, mengatakan bahwa Rewind memang terinspirasi dari nostalgia.

“Jadi kami rasa, meluncurkan produk baru dengan cita rasa khas nostalgia adalah cara yang unik, dan juga sebagai rasa cinta akan masa kecil yang tertuangkan dalam cita rasa baru,” tambahnya.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya