Ivan Rakitic Minta Maaf ke Fans Juventus Usai Pakai Lagu Hinaan

Ivan Rakitic meminta maaf kepada fans Juventus usai tak sengaja memakai chant yang menghina saat memberi selamat kepada Luka Modric.

oleh Richard Andreas LuturmasDiperbarui 06 Agustus 2025, 13:46 WIB
Gelandang Sevilla asal Kroasia #10, Ivan Rakitic, bereaksi selama pertandingan babak pertama Grup B Liga Champions UEFA antara Sevilla FC dan PSV Eindhoven di Stadion Ramon Sanchez Pizjuan, Sevilla, pada 29 November 2023. (JORGE GUERRERO/AFP)

Liputan6.com, Jakarta Ivan Rakitic baru-baru ini harus mengklarifikasi unggahannya di Instagram setelah menyinggung fans Juventus. Ia tak sadar bahwa lagu yang digunakan untuk merayakan kepindahan Luka Modric ke AC Milan ternyata mengandung hinaan terhadap klub asal Turin itu.

Mantan gelandang timnas Kroasia itu sebelumnya merayakan langkah Modric yang bergabung ke Milan secara gratis. Dalam unggahan tersebut, Rakitic menyematkan lagu khas suporter Milan untuk memberi semangat kepada sahabatnya.

Namun, lagu yang dipilih ternyata bukan sekadar chant biasa. Liriknya mengandung ejekan langsung kepada Juventus dan hal itu memicu respons negatif dari para pendukung Bianconeri.


Chant Milan Mengandung Hinaan ke Juventus

Ivan Rakitic merupakan pemain Timnas Swiss junior. Namun, saat bermain di level senior, ia mendapatkan panggilan dari Timnas Kroasia yang saat itu dimanajeri oleh Slaven Bilic. Pada Piala Dunia 2018, Rakitic berhasil membawa Skuat Vatreni hingga partai final. (AFP/Kirill Kudryavtsev)

Setelah sejumlah pihak menyoroti lirik lagu yang digunakan, Rakitic segera menghapus video tersebut. Ia kemudian menyampaikan permintaan maaf secara terbuka melalui Instagram Stories miliknya.

Dalam pernyataannya, Rakitic mengatakan: “Saya ingin menyampaikan permintaan maaf yang tulus kepada para pendukung Juventus. Niat saya hanya ingin menggunakan lagu yang identik dengan AC Milan untuk memberi selamat kepada teman saya, Luka Modric, tanpa mengetahui konteks historis atau lirik yang terkait.”

Ia juga menegaskan bahwa tidak ada maksud sedikit pun untuk menyinggung siapa pun, terutama klub yang ia hormati seperti Juventus.


Istilah 'Gobbo' Jadi Pemicu Kontroversi

Ivan Rakitic dan Luka Modric, bersaing di level klub, duet mematikan di level internasional. (AFP/Gabriel Buoys)

Lagu yang dipermasalahkan adalah chant populer suporter AC Milan yang berbunyi “Chi non salta e un gobbo juventino.”

Kalimat itu berarti “siapa yang tidak melompat adalah pendukung Juventus,” dengan istilah gobbo merujuk pada “bungkuk,” sebutan menghina yang sering disematkan kepada fans Juventus.

Rakitic sendiri dikenal sebagai sosok yang menjunjung tinggi sportivitas sepanjang kariernya. Ia telah gantung sepatu sejak Juli lalu setelah membela sejumlah klub Eropa ternama seperti Basel, Schalke, Sevilla, Barcelona, hingga Al-Shabab.

Momen ini menjadi pengingat bahwa simbol dan chant dalam sepak bola sering kali membawa makna lebih dalam, yang bisa menimbulkan dampak di luar dugaan.

 
 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya