17 Pemain yang Gagal Didatangkan Manchester United dan Siapa yang Mereka Rekrut Sebagai Penggantinya

Manchester United dikenal jago bermanuver di bursa transfer dan sukses membangun dinasti juara Premier League. Namun, tidak semua target mereka berhasil didapatkan.

oleh Aga Deta AndityaDiperbarui 06 Agustus 2025, 11:24 WIB
Logo Manchester United atau MU di Stadion Old Trafford. (Oli SCARFF / AFP)

Liputan6.com, Jakarta Manchester United dikenal jago bermanuver di bursa transfer dan sukses membangun dinasti juara Premier League. Namun, tidak semua target mereka berhasil didapatkan.

Sepanjang sejarah klub, ada sejumlah pemain top dunia yang sempat dikaitkan dengan Old Trafford, tetapi akhirnya berlabuh ke tempat lain. Beberapa di antaranya bahkan menjadi legenda bersama klub lain.

Meski MU sukses membangun tim lewat perekrutan cerdas seperti Eric Cantona, Ole Gunnar Solskjaer, hingga Nemanja Vidic, tetap ada penyesalan soal nama-nama besar yang terlewat. Kegagalan transfer tersebut menyisakan banyak cerita menarik.

Dari era Sir Alex Ferguson hingga masa modern bersama pemilik baru, berbagai nama masuk radar namun batal berseragam merah. Faktor harga, persaingan klub rival, hingga keputusan sang pemain jadi penghambat utama.

Berikut ini 10 pemain bintang yang pernah menjadi incaran serius Manchester United, tetapi pada akhirnya tak pernah berlabuh di Old Trafford – lengkap dengan siapa yang justru mereka rekrut sebagai gantinya.


1. Alan Shearer

Alan Shearer (Newcastle United) – Keputusan Ruud Gullit mencadangkan pria asal Inggris ini saat laga kontra Sunderland berbuntut panjang. Gullit tidak hanya bersitegang dengan sang pemain tapi juga menjadi musuh fans Newcastle United. (AFP/Samantha Sin)

Usaha Sir Alex Ferguson mengejar Alan Shearer bukan rahasia lagi. Setelah kalah dari Blackburn Rovers, ia kembali memantau sang striker jelang musim panas 1996.

Kala itu Manchester United baru saja meraih gelar ganda, namun Shearer memilih bergabung dengan klub masa kecilnya, Newcastle United lewat transfer 15 juta pounds. Keputusan itu membuat United mengalihkan rencana.

Dengan uang yang tersisa, mereka merekrut Ole Gunnar Solskjaer hanya seharga 10 persen dari nilai Shearer. Setahun berikutnya, United juga sukses membawa Teddy Sheringham — dan semuanya berakhir manis.


2. Gabriel Batistuta

Gabriel Batistuta - Batistuta bermain untuk Fiorentina pada 1991-2000. Bomber tajam asal Argentina ini selalu mencetak 20 gol lebih di tiga musim kompetisi Liga Italia Serie A. (AFP/Adrian Dennis)

Ketertarikan Manchester United pada Gabriel Batistuta menunjukkan Sir Alex Ferguson masih menyukai tipe striker klasik. Sang pemain Argentina bahkan sempat terbuka soal kemungkinan pindah ke Old Trafford.

Pada Januari 2000, Batistuta mengisyaratkan ketertarikan jika suatu hari meninggalkan Fiorentina. Namun ketika akhirnya hengkang, ia justru memilih bergabung dengan AS Roma pada musim panas.

MU pun mengalihkan target ke Ruud van Nistelrooy pada jendela transfer yang sama. Sayangnya, cedera membuat transfer Van Nistelrooy gagal dan Setan Merah akhirnya tak merekrut siapa pun.

Lanjut Baca:

Bayangan Ronaldinho mengenakan seragam Manchester United menjadi salah satu cerita “andai saja” paling menarik dalam sejarah transfer. Klub sempat memantau sang bintang Brasil sejak ia menyingkirkan Inggris di Piala Dunia 2002. Namun pada musim panas 2003, Ronaldinho memilih menerima tawaran Barcelona. Keputusan itu mengakhiri harapan MU mendatangkan sang maestro dari PSG. Sebagai gantinya, United merekrut Kleberson yang juga tampil di Piala Dunia. Untungnya mereka juga mendatangkan Cristiano Ronaldo pada musim panas yang sama — transfer yang kemudian mengubah arah sejarah klub.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya