Penyebab Kematian Ozzy Osbourne Diungkap, Berkaitan dengan Jantung dan Koroner

Salah satu putri Ozzy Osbourne memasukkan surat kematian di kantor registrasi di London. Dari sini, penyebab kematian sang ikon musik terungkap.

oleh Ratnaning AsihDiterbitkan 06 Agustus 2025, 11:00 WIB
Ozzy Osbourne dalam Grammy Awards 2020. (Frazer Harrison / GETTY IMAGES NORTH AMERICA / Getty Images via AFP)

Liputan6.com, Jakarta Ikon musik heavy metal Ozzy Osbourne meninggal dunia pada 22 Juli 2025 lalu di usia 76 tahun. Kala itu, tak diungkap penyebab kematian sang vokalis Black Sabbath--meski selama ini ia menderita beragam masalah kesehatan. 

Kini penyebab kematian Ozzy terungkap. Dilansir dari E! News, Rabu (6/8/2025), hal ini terkuak setelah salah satu putrinya Aimee Osbourne, memasukkan surat kematian di kantor registrasi di London. 

Berdasarkan informasi yang dikutip The New York Times dari sertifikat tersebut, Ozzy Osbourne dinyatakan meninggal karena serangan jantung, dan dijabarkan dalam tiga poin. Yang pertama, henti jantung di luar rumah sakit, lalu infark miokard akut, dan penyakit arteri koroner dan penyakit Parkinson dengan disfungsi otonom. 

Hal ini mematahkan isu miring yang beredar beberapa waktu sebelum sang rocker meninggal dunia.


Dibantah Keras oleh Kelly Osbourne

Istri Ozzy Osbourne, Sharon Osbourne (tengah) bereaksi bersama putrinya Kelly (kiri) dan Aimee (kanan) di bangku Jembatan Black Sabbath di Broad Street selama prosesi pemakaman Ozzy Osbourne, mendiang bintang Black Sabbath, di Birmingham, Inggris tengah pada 30 Juli 2025. (Ben STANSALL/AFP)

Dalam rumor tersebut, kesehatan Ozzy Osbourne menurun drastis sebelum meninggal dunia, dan konon ia dan sang istri, Sharon Osbourne, janjian untuk (maaf) mengakhiri hidup. Isu miring ini telah dibantah keras putrinya, Kelly Osbourne. 

"Dia enggak sekarat. Ya, dia memang menderita Parkinson, dan ya, mobilitasnya memang sangat berbeda dari sebelumnya, tapi dia tidak sekarat. Kamu kenapa sih?" tulis Ozzy di Instagram Stories-nya pada 11 Juli 2025.


Kondisi Kesehatan Sebelumnya

Kabar meninggalnya Ozzy Osbourne dikonfirmasi pihak keluarga lewat pengumuman yang disampaikan di akun Twitter/X terverifikasi Ozzy Osbourne, Rabu (23/7/2025) waktu Indonesia.

“Dengan kesedihan yang tak terlukiskan, kami mengabarkan Ozzy Osbourne tercinta telah meninggal dunia pagi ini. Beliau telah bersama keluarganya dan dikelilingi oleh cinta,” begitu pernyataan pihak keluarga Ozzy Osbourne.

Sebelum meninggal, Ozzy Osbourne menghadapi berbagai masalah kesehatan serius. Ia didiagnosis menderita penyakit Parkinson, yang merupakan kelainan sistem saraf progresif yang memengaruhi gerakan. 

Tahun 2019, Ozzy mengalami cedera tulang belakang yang memerlukan beberapa operasi. Semua kondisi ini berdampak besar pada kesehatan dan penampilannya, terutama menjelang akhir hidupnya.


Penampilan Terakhir Ozzy Osbourne

Ozzy Osbourne melakukan penampilan terakhirnya pada 5 Juli 2025, di konser "Back to the Beginning" di Birmingham, Inggris. Konser tersebut diadakan bersama anggota asli Black Sabbath dan diumumkan sebagai pertunjukan terakhirnya karena masalah kesehatan yang dihadapinya.

Hanya 17 hari setelah penampilan terakhirnya, Ozzy Osbourne meninggal dunia. Kehilangan ini menjadi duka mendalam bagi penggemar musik dan industri hiburan.

INFOGRAFIS JOURNAL: Lansia di Indonesia Diperkirakan Capai 20 persen dari Jumlah Keseluruhan pada 2045 (Liputan6.com/Abdillah)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya