Liputan6.com, Jakarta Segalanya bisa jauh lebih sederhana bagi Liverpool dan Alexander Isak. Namun, kenyataan berkata lain, dan kini, di tengah panasnya bursa transfer musim panas, nama Isak kembali jadi topik hangat di Anfield.
Liverpool masih kukuh mengejar penyerang Swedia tersebut. Dengan dukungan finansial yang kuat, The Reds menjadikan Isak sebagai target utama mereka, meskipun harga yang diminta Newcastle terbilang tinggi.
Advertisement
Saat ini, belum ada kepastian soal arah transfer ini. Namun, memasuki bulan terakhir jendela transfer, dinamika diperkirakan akan berubah cepat.
Newcastle Hadapi Tekanan, Liverpool Bisa Manfaatkan Situasi
Newcastle harus segera menentukan sikap terkait masa depan Isak. Di sisi lain, mereka juga tengah berada dalam tekanan regulasi Premier League, terutama terkait Profit and Sustainability Rules (PSR).
Untuk bisa melakukan perbaikan dalam skuad, Newcastle mungkin tak punya pilihan lain selain melepas salah satu aset paling berharganya.
Jika demikian, Liverpool bisa menjadi pihak yang diuntungkan. Meski dengan harga yang tinggi, mereka akan berusaha mendapatkan kesepakatan terbaik untuk mengamankan jasa Isak.
Isak Hampir Gabung Liverpool Sembilan Tahun Lalu
Ketertarikan Liverpool pada Isak bukan hal baru. Sejak masih dikenal sebagai remaja berbakat di AIK Fotbol, Isak sudah masuk radar Anfield. Pada 2016, Liverpool bahkan mengadakan pertemuan rahasia dengan perwakilan AIK dan agen sang pemain.
Pertemuan itu dilakukan langsung di Swedia dengan niat kuat merekrutnya. Namun, sang pemain lebih memilih Borussia Dortmund sebagai tempat pengembangan karier.
Kegagalan saat itu menjadi cerita lama, namun kini kesempatan serupa muncul kembali, dan Liverpool tampaknya tak ingin melewatkannya untuk kedua kali.