Liputan6.com, Jakarta - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada Selasa pagi ini bergerak menghijau setelah mengalami tekanan besar pada perdagangan kemarin. Pada penutupan perdagangan saham Senin (4/8/2025), IHSG melemah 73,12 poin atau 0,97% ke level 7.464,65.
Mengutip data RTI, Selasa (5/8/2025), IHSG hari ini dibuka di posisi 7.502,69, naik dari perdagangan sebelumnya yang ada di angka 7.464,64. Pada pukul 09.18 WIB, IHSG masih berada di zona hijau dengan naik 38 poin atau 0,58% ke posisi 7.501,56.
Advertisement
Indeks LQ45 juga menguat 0,88% ke posisi 794,67. Sebagian besar indeks saham acuan menghijau. Hanya sua indeks yang berada di zona merah yaitu DBX dan IDXSHAGROW.
Pada perdagangan awal pekan ini, IHSG berada di level tertinggi 7.519,50 dan level terendah 7.486,37. Sebanyak 245 saham berada di zona hijau sehingga mendorong IHSG. Sedangkan 225 sajam tertekan sehingga menahan kenaikan indeks saham. Di luar itu, 196 saham diam di tempat.
Total frekuensi perdagangan 366,865 kali dengan volume perdagangan 4,6 miliar saham. Nilai transaksi harian Rp 3,1 triliun. Posisi dolar Amerika Serikat terhadap rupiah di kisaran 16.378.
Mayoritas sektor saham menghijau. Hanya ada dua sektor yang berada di zona merah yaitu sektor energi yang turun 0,09% dan sektor industri yang melemah 0,15%.
Sektor saham infrastruktur naik 1,92%, dan catat kenaikan terbesar. Sektor saham teknologi menyusul dengan menguat 1,37%, sektor saham properti yang naik 0,72%.
Prediksi IHSG Hari Ini 5 Agustus 2025
Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpeluang menguat pada perdagangan Selasa, (4/8/2025). IHSG hari ini akan bergerak di kisaran 7.400-7.550.
"IHSG berpotensi teknikal rebound hari ini,” ujar Head of Retail Research BNI Sekuritas, Fanny Suherman dalam catatannya.
Ia menuturkan, IHSG akan bergerak di kisaran level support 7.400-7.450 dan level resistance 7.500-7.550.
Analis PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia, Tasrul Tanar menuturkan, IHSG konsolidasi di area jenuh jual. Ia mengatakan, level resistance IHSG teridentifikasi pada 7.579,97 dan 7.5353,44 yang merupakan titik-titik kunci di mana tekanan harga naik mungkin hadapi hambatan.
Di sisi bawah, level support pada 7.440 dan 7.390,43 berfungsi sebagai penyangga terhadap penurunan lebih lanjut. Ia mengatakan, level tersebut menawarkan area di mana minat beli mungkin menstabilkan indeks jika menghadapi tekanan turun. "Critical level di 7.390," kata dia.
Rekomendasi Saham
Untuk rekomendasi saham hari ini, Fanny memilih saham PT TBS Energi Utama Tbk (TOBA), PT Rukun Raharja Tbk (RAJA), PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA), PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI), PT Surya Internusa Semesta Tbk (SSIA), dan PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA).
Trading Idea hari ini: TOBA, RAJA, CDIA, PANI, SSIA, dan MBMA
- TOBA Spec Buy dengan area beli di 1080-1125, cutloss di bawah 1040. Target dekat di 1160-1200.
- RAJA Spec Buy dengan area beli di 2700-2740, cutloss di bawah 2650. Target dekat di 2840-2920.
- CDIA Spec Buy dengan area beli di 1720-1790, cutloss di bawah 1640. Target dekat di 1920-2000.
- PANI Spec Buy dengan area beli di 15750-15775, cutloss di bawah 15750. Target dekat di 16050-16300.
- SSIA Spec Buy dengan area beli di 2380-2420, cutloss di bawah 2320. Target dekat di 2490-2540.
- MBMA Spec Buy dengan area beli di 505-515, cutloss di bawah 490. Target dekat di 535-545.