Liputan6.com, Jakarta- Ketua DPP Partai Gerindra Prasetyo Hadi mengungkap alasan pergantian posisi Sekjen Gerindra dari Ahmad Muzani ke Sugiono. Dia menyebut, keputusan itu murni regenerasi kader, bukan hal lain.
“Jadi kita merasa terutama bahwa Ketua Dewan Pembina, Ketua Umum sudah waktunya ada regenerasi,” kata Prasetyo di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (4/8/2025).
Advertisement
Prasetyo menyatakan tidak akan ada masalah Sugiono menjabat Menlu dan Sekjen Gerindra secara bersamaan.
“Untuk sementara waktu masih menjalankan dua tugas. Dan saya rasa juga tidak ada masalah ya, karena selama ini di partai pun juga beliau-beliau yang diberi amanah di partai itu juga memegang jabatan juga di institusi yang lain,” kata dia.
Apalagi, kata Prasetyo, Partai Gerindra dikelola dengan cara kolektif sehingga Sekjen tidak bekerja sendirian.
“Partai itu kan kolektif, kolegial ya. Jadi misalnya disebut sekretaris jenderal ya beliau tidak juga kemudian bekerja sendiri. Dan sebagai partai besar, perangkat atau sistem itu kan sudah relatif mapan. Sehingga kalau bicara tugas beliau, baik sebagai sekjen maupun sebagai menteri luar negeri, menurut himat saya tidak ada masalah,” pungkasnya.
Perombakan Struktur Gerindra untuk Amankan Program Prabowo
Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto menetapkan struktur kepengurusan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) periode 2025-2030 pada Jumat (1/8).
Dalam struktur kepengurusan itu, Prabowo ditetapkan menjadi Ketua Umum dan Ketua Dewan Pembina, Sufmi Dasco Ahmad sebagai Ketua Harian, Sugiono sebagai Sekretaris Jenderal, dan Satrio Dimas Adityo sebagai Bendahara Umum.
“Kami ucapkan terima kasih atas semua dukungan dari seluruh kader Partai Gerindra,” ujar Sugiono dalam keterangannya.
Sugiono mengatakan ini adalah momentum bagi partai untuk menguatkan terus tali persaudaraan dan soliditas dalam mengamankan semua program pemerintah yang dipimpin oleh Presiden Prabowo.
“Dan membantu beliau menunaikan sumpah jabatannya sebagai Presiden Republik Indonesia untuk mengikuti UUD Negara Republik Indonesia tahun 1945 dan seluruh undang-undang yang berlaku,” ucapnya.
Sugiono Ucapkan Terima Kasih ke Muzani-Dasco
Sugiono mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepadanya sebagai Sekjen Partai Gerindra, dan mengucapkan terima kasih kepada Sekjen sebelumnya, Ahmad Muzani yang sudah menjabat selama 17 tahun.
“Saya ingin menyampaikan bahwa Partai Gerakan Indonesia Raya mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang sebesar-besarnya kepada Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Periode 2008-2025 Bapak H. Ahmad Muzani,” kata Sugiono.
Sugiono juga mengucapkan terima kasih kepada Dasco yang sejak awal turut mendirikan dan membesarkan partai hingga seperti sekarang.
“Ucapkan terima kasih dan penghargaan dari Partai Gerindra juga pada Ketua Harian Bapak Prof. Dr. Sufmi Dasco Ahmad yang bersama-sama sejak awal berdirinya partai ini mendirikan, membesarkan dan membawa Partai Gerindra sampai pada keadaannya pada hari ini," ujar Sugiono.