Liputan6.com, Jakarta - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau warga mewaspadai potensi cuaca ekstrem Indonesia di wilayah Sulawesi Utara hingga Minggu 10 Agustus 2025.
"Waspada potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang, serta peningkatan akumulasi curah hujan harian," ujar Koordinator Bidang Operasional BMKG Stasiun Meteorologi Sam Ratulangi Manado Astrid Lasut, melansir Antara, Senin (4/8/2025).
Advertisement
Di menjelaskan, 'Madden-Julian Oscillation' (MJO): Fase 8 (Western Pacific) yaitu tidak berkontribusi terhadap proses pembentukan awan.
Selanjutnya, kata Astrid, 'Southern Oscillation Index' (SOI): +6.1 (tidak signifikan kurang dari +7) yaitu berpengaruh terhadap peningkatan pola konvektif di sebagian wilayah Sulawesi Utara.
"Sementara nilai anomali 'Sea Surface Temperature' (SST) di rentang 0.5 - 3.2 derajat Celsius menunjukkan penambahan massa uap air di sekitar perairan Sulawesi Utara," ucap dia.
Astrid menyebutkan, pada Senin (4/8/2025) dan Selasa 5 Agustus 2025, potensi cuaca ekstrem diperkirakan terjadi di wilayah Kabupaten Bolaang Mongondow, Kabupaten Bolaang Mongondow Utara dan Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan.
Dia mengatakan, pada Rabu 6 Agustus 2025, berpeluang terjadi di Kota Manado, Kota Bitung, Kota Tomohon, Kabupaten Minahasa, Kabupaten Minahasa Utara, Kabupaten Minahasa Selatan, Kabupaten Minahasa Tenggara, Kabupaten Bolaang Mongondow, Kabupaten Bolaang Mongondow Utara dan Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan, dan Kepulauan Talaud.
"Hari Kamis 7 Agustus 2025 diperkirakan seluruh wilayah Sulut cerah hingga hujan ringan. Selanjutnya di hari Jumat 8 Agustus 2025, berpeluang terjadi di Kota Manado, Kabupaten Minahasa dan Kabupaten Minahasa Selatan," papar Astrid.
Waspada Cuaca Ekstrem Selanjutnya
Astrid menjelaskan, pada Sabtu 9 Agustus 2025, cuaca ekstrem berpeluang terjadi di Kota Tomohon, Kota Manado, Kabupaten Minahasa, Kabupaten Minahasa Utara, Kabupaten Minahasa Selatan, dan Kabupaten Bolaang Mongondow.
Kemudian, Kabupaten Bolaang Mongondow Utara, Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan, Kabupaten Kepulauan Sitaro, Kabupaten Kepulauan Sangihe dan Kabupaten Kepulauan Talaud.
"Sementara di hari Minggu 10 Agustus 2025, diprakirakan terjadi di Kota Manado, Kota Tomohon, Kabupaten Minahasa Selatan, Kabupaten Minahasa, Kabupaten Minahasa Tenggara, Kabupaten Bolaang Mongondow, Kabupaten Bolaang Mongondow Utara, Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan, dan Kabupaten Bolaang Mongondow Timur," tandas Astrid.
Sebelumnya, prakiraan cuaca Jakarta saat awal pekan, Senin (4/8/2025) pagi hari ini mayoritas cerah. Seperti itulah prediksi cuaca hari ini, Senin (4/8/2025).
Cuaca Hari Ini Senin 4 Agustus 2025: Jabodetabek Cerah dan Berawan Pagi hingga Siang Saat Awal Pekan
Hujan dengan intensitas ringan saat awal pekan ini diprediksi bakal guyur Jakarta Barat dan Jakarta Selatan, sisanya cerah berawan, berawan, dan berawan tebal.
Wilayah penyangganya yaitu Bekasi, Jawa Barat diprakirakan langit pagi ini berawan dan siang hingga malam cerah berawan.
Lalu di Depok dan Kota Bogor, Jawa Barat saat awal pekan ini diprediksi BMKG cuaca pagi ini cerah berawan namun siang hingga malam nanti berawan tebal.
Kemudian di Kota Tangerang, Banten cuaca pagi hari ini dan malam nanti diprakirakan berawan, siangnya cerah.
Prabowo Minta Menteri Siapkan Mitigasi Kebakaran Hutan karena Cuaca Panas
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menggelar rapat terbatas bersama sejumlah menteri Kabinet Merah Putih di kediaman pribadinya, Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Jumat 1 Agustus 2025.
Prabowo meminta jajarannya segera menyiapkan langkah pencegahan kebakaran hutan akibat cuaca panas.
"Kepala Negara juga memberikan arahan untuk langkah pencegahan dari potensi timbulnya kebakaran hutan akibat cuaca panas, serta membahas perkembangan di sektor ekonomi, pertanian, dan kelautan," kata Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya dikutip dari siaran pers, Jumat 1 Agustus 2025.
Rapat tersebut dilaksanakan secara hybrid, dengan sebagian menteri hadir langsung dan lainnya mengikuti melalui konferensi video.
Teddy menyebut rapat terbatas ini membahas perkembangan terkini berbagai program kerja pemerintah.
"Selepas Salat Jumat, Presiden Prabowo Subianto mengadakan rapat terbatas bersama sejumlah menteri Kabinet Merah Putih untuk membahas sekaligus memonitor perkembangan terkini berbagai program kerja pemerintah," ujarnya.
Menurut dia, Prabowo menekankan pentingnya percepatan pembangunan infrastruktur transportasi udara. Hal tersebut penting untuk mendukung konektivitas antardaerah.
"Presiden mendorong pembukaan bandara internasional sebanyak-banyaknya di berbagai daerah guna mendorong percepatan perputaran ekonomi dan pariwisata daerah," jelas Teddy.