Prabowo Minta Penegakan Hukum untuk Pelaku Pembakar Hutan dan Lahan

Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat terbatas bersama sejumlah menteri Kabinet Merah Putih melalui konferensi video membahas perkembangan terkini upaya pencegahan dan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

oleh Lizsa EgehamDiterbitkan 04 Agustus 2025, 07:30 WIB
Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat terbatas bersama sejumlah menteri Kabinet Merah Putih melalui konferensi video dari kediamannya di Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu 3 Agustus 2025. (Biro Pers)

Liputan6.com, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat terbatas bersama sejumlah menteri Kabinet Merah Putih melalui konferensi video dari kediamannya di Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu 3 Agustus 2025.

Rapat terbatas tersebut membahas perkembangan terkini upaya pencegahan dan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang berpotensi terjadi akibat cuaca panas.

Presiden Prabowo Subianto juga menekankan pentingnya konsistensi penegakan hukum terhadap para pelaku pembakaran hutan dan lahan. Dia juga mengingatkan agar seluruh pihak tetap siaga, mengingat ancaman musim kemarau masih berlangsung.

"Penegakan hukum juga terus dilakukan terhadap pelaku pembakar hutan dan lahan. Presiden Prabowo mengingatkan Tim Karhutla di pusat dan daerah untuk tetap waspada. Berdasarkan data BMKG, kemarau masih akan terjadi sampai akhir bulan Agustus 2025," ungkap Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya dikutip dari siaran persnya, Senin (4/8/2025).

Presiden Prabowo juga memberikan apresiasi kepada kementerian terkait dan seluruh tim yang terlibat dalam mitigasi karhutla. Dia menyoroti data penurunan signifikan luas kebakaran hutan dan lahan dalam dua tahun terakhir.

Berdasarkan data, luas hutan dan lahan yang mengalami kebakaran pada tahun 2024 menurun sangat signifikan dibandingkan dari tahun 2023, yakni sebesar 33,3 persen atau menjadi sekitar 376.805 hektare di tahun 2024.

"Sementara itu, sampai dengan Agustus 2025, total luas kebakaran hutan dan lahan menurun menjadi seluas 8.955 hektare," jelas Teddy.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto memanggil sejumlah pimpinan tinggi TNI dan beberapa menteri Kabinet Merah Putih di kediaman pribadinya, Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Jumat, 1 Agustus 2025.

 

Panggil Menhan hingga Panglima TNI, Prabowo Tegaskan Pentingnya Pertahanan Nasional

Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat terbatas bersama sejumlah menteri Kabinet Merah Putih melalui konferensi video dari kediamannya di Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu 3 Agustus 2025. (Biro Pers)

Tampak hadir Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin, Kepala Badan Intelijen Negara M. Herindra, hingga Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto.

Pertemuan tersebut membahas perkembangan situasi terkini Tanah Air di tengah dinamika geopolitik dan geoekonomi global. Prabowo menegaskan kembali pentingnya sektor pertahanan sebagai pilar utama keberlangsungan negara.

"Masalah pertahanan adalah masalah yang vital bagi kelangsungan hidup bangsa dan negara," kata Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya dikutip dari siaran pers, Jumat 1 Agustus 2025.

Selain itu, kata dia, Prabowo menyinggung tentang arti kemerdekaan yang sejati. Khususnya, menjelang peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Prabowo menegaskan bahwa kekuatan pertahanan tidak hanya menjadi simbol kedaulatan. Namun, juga kunci untuk melindungi kekayaan alam bangsa.

"Jika sebuah negara ingin merdeka sesungguhnya, jika sebuah negara ingin sejahtera, maka harus punya kekuatan untuk melindungi diri, termasuk untuk melindungi semua kekayaan alam yang ada," jelas Teddy.

Pertemuan ini menjadi bagian dari langkah pemerintah untuk memastikan stabilitas keamanan dan mempertahankan kedaulatan nasional. Terutama, di tengah tantangan global yang terus berkembang.

 

Prabowo Minta Menteri Siapkan Mitigasi Kebakaran Hutan Karena Cuaca Panas

Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat terbatas bersama sejumlah Menteri Kabinet Merah Putih di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (10/6/2025) (Laily Rachev - Biro Pers Sekretariat Presiden)

Presiden Prabowo Subianto menggelar rapat terbatas bersama sejumlah menteri Kabinet Merah Putih di kediaman pribadinya, Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Jumat 1 Agustus 2025.

Prabowo meminta jajarannya segera menyiapkan langkah pencegahan kebakaran hutan akibat cuaca panas.

"Kepala Negara juga memberikan arahan untuk langkah pencegahan dari potensi timbulnya kebakaran hutan akibat cuaca panas, serta membahas perkembangan di sektor ekonomi, pertanian, dan kelautan," kata Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya dikutip dari siaran pers, Jumat 1 Agustus 2025.

Rapat tersebut dilaksanakan secara hybrid, dengan sebagian menteri hadir langsung dan lainnya mengikuti melalui konferensi video. Teddy menyebut rapat terbatas ini membahas perkembangan terkini berbagai program kerja pemerintah.

"Selepas Salat Jumat, Presiden Prabowo Subianto mengadakan rapat terbatas bersama sejumlah menteri Kabinet Merah Putih untuk membahas sekaligus memonitor perkembangan terkini berbagai program kerja pemerintah," ujarnya.

Menurut dia, Prabowo menekankan pentingnya percepatan pembangunan infrastruktur transportasi udara. Hal tersebut penting untuk mendukung konektivitas antardaerah.

"Presiden mendorong pembukaan bandara internasional sebanyak-banyaknya di berbagai daerah guna mendorong percepatan perputaran ekonomi dan pariwisata daerah," jelas Teddy.

Infografis Prabowo Bidik Pertumbuhan Ekonomi Tembus 8 Persen. (Liputan6.com/Abdillah)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya