Imbas KA Argo Bromo Anggrek Anjlok, Batas Waktu Pembatalan Tiket Diperpanjang

KAI mengimbau untuk segera mendatangi loket pembatalan di stasiun keberangkatan karena anjloknya rangkaian kereta api (KA) 1 Argo Bromo Anggrek di Stasiun Pegadenbaru, Kabupaten Subang, Jawa Barat.

oleh Maulandy Rizky Bayu KencanaDiperbarui 03 Agustus 2025, 11:49 WIB
Gerbong KA Argo Bromo Anggrek anjlok di Stasiun Pegadenbaru, Subang. (dok. Kantor SAR Bandung)

Liputan6.com, Jakarta - PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI memberikan perpanjangan batas waktu 7x24 jam dari jadwal keberangkatan yang tertera pada tiket untuk proses pembatalan tiket. Hal ini anjloknya rangkaian kereta api (KA) 1  Argo Bromo Anggrek di Stasiun Pegadenbaru, Kabupaten Subang, Jawa Barat.

"Bagi pelanggan yang terdampak dan ingin melakukan refund tiket maupun ubah jadwal perjalanan, KAI mengimbau untuk segera mendatangi loket pembatalan di stasiun keberangkatan,”demikian seperti dikutip dari laman KAI, ditulis Minggu (3/8/2025).

Adapun KA Argo Bromo Anggrek telah berhasil dan dapat dilalui kembali oleh kereta api. Proses perbaikan jalur rel yang terdampak telah selesai dilakukan oleh 200 anggota tim teknis KAI, dan jalur kembali aman digunakan.

VP Public Relations KAI Anne Purba menuturkan, perjalanan kereta pertama yang melintas di jalur tersebut adalah KA Argo Lawu (KA 14) dengan relasi Gambir-Solo Balapan, yang berhasil berangkat pada pukul 10:57  WIB dengan kecepatan terbatas 10 km/jam.

“Sebelumnya, pada 1 Agustus 2025, insiden anjlok tersebut berhasil dievakuasi sarana kereta dengan aman, dimulai pada pukul 23:50 WIB dan selesai pada pukul 07:07 WIB. Setelah evakuasi sarana selesai, upaya perbaikan prasarana terus dilakukan tanpa henti untuk memastikan kelancaran perjalanan kereta api selanjutnya,” ujar Anne.

Sebagai dampak dari insiden ini, sejumlah perjalanan kereta api mengalami pembatalan. Pada 1 Agustus 2025, sebanyak 24 perjalanan KA dibatalkan, sementara pada 2 Agustus 2025, jumlah pembatalan perjalanan meningkat menjadi 54 perjalanan KA.

Diperkirakan pada 3 Agustus 2025, dua perjalanan KA masih akan dibatalkan. Selain itu, KAI juga mengalihkan rute sejumlah kereta api dengan pola operasi memutar, dengan 42 perjalanan kereta api yang dialihkan dari jalur Cirebon – Pegadenbaru – Cikampek/PP menjadi Tegal/Cirebon – Purwokerto – Kroya – Banjar – Bandung – Cikampek.

“KAI terus berkomitmen untuk menjaga keselamatan dan kenyamanan perjalanan kereta api di seluruh Indonesia. Seluruh upaya perbaikan dan pemulihan layanan akan terus dilaksanakan dengan mengutamakan keselamatan dan kelancaran operasional. Kami memohon maaf atas pembatalan dan keterlambatan yang dialami oleh pelanggan,” kata Anne.

 

KA Argo Bromo Anggrek Anjlok di Subang, Perjalanan Terhambat

Evakuasi KA Argo Bromo Anggrek Anjlok di Subang. (Liputan6.com/KAI)

Sebelumnya, PT KAI (Persero) memastikan bahwa dalam insiden anjloknya rangkaian KA 1 (Argo Bromo Anggrek) yang terjadi pada Jumat, 1 Agustus 2025 di emplasemen Stasiun Pegadenbaru, Kabupaten Subang, Jawa Barat, tidak menimbulkan korban jiwa di antara penumpang atau petugas.

Dilihat dari video beredar, KA Argo Bromo Anggrek relasi Surabaya Pasar Turi-Gambir anjlok hingga menyebabkan sebagian gerbong kereta keluar rel.

Namun, KAI memastikan semua penumpang pasca insiden tersebut berhasil dievakuasi dengan aman oleh petugas yang bertugas di lapangan. Kendati begitu, operasional kereta api turut terganggu imbas kejadian tersebut.

"Insiden ini menyebabkan gangguan sementara pada jalur hulu dan hilir. Namun kami memastikan bahwa upaya perbaikan segera dilakukan dengan estimasi waktu perbaikan sekitar 8-10 jam," ujar VP Public Relations KAI Anne Purba, Jumat (1/8/2025).

"Kami juga menyampaikan tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. KAI akan melakukan upaya rekayasa pola operasi memastikan perjalanan kereta lainnya tetap terlayani," dia menambahkan.

Setelah menerima laporan pada pukul 15:47 WIB, KAI berkoordinasi dengan petugas terkait dilakukan pada pukul 15:48 WIB. Anne mengatakan, tim langsung melakukan langkah-langkah perbaikan untuk memastikan kelancaran perjalanan kereta api lainnya.

Komitmen Penyelesaian Cepat

"Kami berkomitmen untuk mengatasi masalah ini dengan cepat dan efektif," imbuh Anne.

KAI sedang melakukan investigasi untuk mengetahui penyebab pasti dari insiden ini. Pemberitahuan lebih lanjut akan disampaikan segera setelah tim memperoleh detail informasi.

"Untuk perjalanan kereta api kami akan terus memberikan informasi pembaruan terkini kepada pelanggan. Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang dialami oleh pelanggan yang terdampak. Keselamatan dan kenyamanan pelanggan tetap menjadi prioritas utama kami, dan kami akan terus berupaya untuk memberikan layanan terbaik," tutur Anne.

Infografis Efek Donald Trump Menang Pilpres AS ke Perekonomian Global. (Liputan6.com/Abdillah)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya