Tak Ada yang Mau Pergi, Real Madrid Akhiri Operasi Penjualan Pemain

Real Madrid menutup operasi keluar musim panas ini. Tidak ada pemain utama yang mengajukan keinginan hengkang, termasuk Rodrygo dan Ceballos.

oleh Richard Andreas LuturmasDiperbarui 02 Agustus 2025, 17:38 WIB
Jude Bellingham memberikan semangat kepada Vinicius Junior yang gagal mencetak gol via penalti saat Atletico menghadapi Real Madrid pada leg 2 babak perempat final Liga Champions 2024/2025 di Estadio Wanda Metropolitano, Kamis (13/3/2024) dini hari WIB. (Oscar DEL POZO CAÑAS / AFP )

Liputan6.com, Jakarta Real Madrid akhirnya mencapai titik akhir dalam saga transfer keluar musim panas ini. Meski banyak rumor yang sempat mencuat, kenyataan di lapangan menunjukkan situasi yang jauh lebih tenang. Tidak satu pun pemain inti menyatakan keinginan untuk meninggalkan klub.

Dalam beberapa pekan terakhir, sejumlah nama mencuat dalam spekulasi media. Namun, hingga kini, pihak klub tidak menerima satu pun pernyataan resmi dari pemain maupun agen mereka soal rencana hengkang. Situasi ini menandai penutupan pintu keluar dari Santiago Bernabeu.

Faktor kenyamanan finansial dan stabilitas proyek jangka panjang menjadi alasan utama. Dengan tidak adanya pergerakan signifikan dari luar, Real Madrid kini bisa fokus mempersiapkan musim baru tanpa gangguan internal.


Tidak Ada Pemain yang Ajukan Permintaan Hengkang

Selebrasi Rodrygo dalam laga Liga Champions antara Real Madrid vs Salzburg, Kamis (23/1/2025). (c) AP Photo/Manu Fernandez

Meski spekulasi beredar mengenai masa depan Rodrygo Goes, Endrick, Dani Ceballos, Ferland Mendy, hingga David Alaba, kenyataannya tak satu pun dari mereka berniat pergi. Hingga hari ini, belum ada perwakilan pemain yang datang ke markas klub untuk membahas kemungkinan transfer.

Laporan dari Marca menegaskan bahwa para pemain inti tetap berkomitmen pada proyek yang ditawarkan Real Madrid. Tidak ada sinyal perpecahan atau keinginan untuk mencoba tantangan baru di tempat lain, meski musim lalu mereka gagal meraih gelar besar.

Keputusan ini juga mencerminkan stabilitas internal tim yang dikembangkan secara berkelanjutan. Para pemain melihat prospek jangka panjang yang menjanjikan bersama klub, baik secara profesional maupun finansial.


Bonus Besar dan Minimnya Tawaran Jadi Penentu

Pelatih Real Madrid, Xabi Alonso, berbicara dengan para pemainnya dalam pertandingan Grup H Piala Dunia Antarklub antara Real Madrid dan Al Hilal di Miami Gardens, Florida, Rabu, 18 Juni 2025. (AP Photo/Rebecca Blackwell)

Salah satu faktor kunci yang membuat pemain enggan pergi adalah insentif finansial yang ditawarkan klub. Meskipun Real Madrid tidak mengangkat trofi besar musim lalu, para pemain tetap menerima bonus hingga 850 ribu euro bruto per orang, angka yang jarang ditemukan di klub lain.

Insentif ini menjadi daya tarik tersendiri. Bahkan bagi pemain yang tidak selalu menjadi starter, besaran kompensasi yang diterima tetap jauh di atas rata-rata. Tidak mengherankan jika banyak pemain memilih bertahan dan menolak pindah.

Selain itu, hingga saat ini tidak ada pendekatan resmi dari klub lain yang berniat merekrut pemain Real Madrid. Kecuali terjadi kejutan besar dalam waktu dekat, maka operasi keluar musim ini dipastikan telah berakhir.

Kepergian hanya terjadi pada pemain yang kontraknya telah habis seperti Luka Modric, Lucas Vazquez, dan Jesus Vallejo, serta beberapa nama dari akademi yang tidak masuk rencana tim utama.

 
 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya