Beli Bitcoin USD 1 di 2010, Sekarang jadi Berapa?

Bayangkan jika kamu beli Bitcoin senilai USD 1 pada 2010. Kini nilainya bisa mencapai USD 2 juta.

oleh Arthur GideonDiterbitkan 03 Agustus 2025, 06:30 WIB
Ilustrasi aset kripto Bitcoin. (Foto By AI)

Liputan6.com, Jakarta - Bitcoin kembali jadi sorotan. Saat ini, harga mata uang kripto paling populer di dunia itu berada di kisaran USD 150.160, setelah sempat terkoreksi namun mulai bangkit.

Mengutip U.Today, Minggu (3/8/2025), dalam seminggu terakhir, harga aset kripto dengan kapitalisasi paling besar ini sempat turun 3,3%, tapi kini naik tipis 0,5%. Sebelumnya, pada 25 Juli, Bitcoin bahkan sempat menyentuh USD 120.000 sebelum akhirnya kembali naik.

Yang menarik, jika kamu membeli Bitcoin senilai USD 1 saja pada tahun 2010, saat harganya antara USD 0,003 di awal tahun dan USD 0,30 di akhir 2010, maka jika dirata-rata hari ini nilainya bisa mencapai sekitar USD 2 juta atau kurang lebih Rp 32 miliar (estimasi kurs Rp 16.380 per USD).

Bahkan jika dibeli di paling rendah taitu harga USD 0,003, USD 1 yang kamu punya kini bisa berubah jadi USD 38,3 juta atau kurang lebih Rp 627 miliar.

Itu artinya kenaikan harga Bitcoin mencapai 200 juta persen dalam 15 tahun terakhir.

Contoh riilnya terjadi baru-baru ini. Sebuah dompet digital yang tidak aktif sejak 2010 tiba-tiba memindahkan 50 BTC ke dompet digital lain.

Bitcoin itu ditambang saat harganya hanya USD 0,10 per koin. Kini, 50 BTC itu bernilai lebih dari USD 5,9 juta. Artinya, ada lonjakan harga lebih dari 11,8 juta persen!

Disclaimer: Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual Kripto. Liputan6.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.

 

Peringatan Robert Kiyosaki: Resesi Besar Bisa Terjadi

Aset digital kripto Bitcoin. (Foto by AI)

Pakar keuangan dan penulis buku laris Rich Dad Poor Dad, Robert Kiyosaki, kembali mengeluarkan peringatan keras. Ia memprediksi akan ada kehancuran pasar besar-besaran dalam waktu dekat, yang ia bandingkan dengan Depresi Besar tahun 1929.

Menurut Kiyosaki, pasar saham sudah mulai anjlok. Ia juga menyebut Warren Buffett telah menjual seluruh sahamnya dan memilih memegang aset seperti perak dan uang tunai.

Dalam situasi ini, Kiyosaki menyarankan masyarakat untuk melindungi kekayaan mereka lewat Bitcoin, emas, dan perak.

 

Beli Lebih Banyak

Ilustrasi aset kripto Bitcoin. (Foto By AI)

Meski begitu, Kiyosaki menegaskan bahwa jika harga Bitcoin anjlok sekalipun, ia akan tetap senang karena bisa membeli lebih banyak.

“Saat harga turun, saya justru akan beli lagi,” ujarnya dalam sebuah unggahan di media sosial.

Ia juga mengingatkan bahwa di luar aset, dua hal paling berharga yang dimiliki setiap orang adalah waktu dan uang, yang menurutnya harus dikelola dengan bijak.

Infografis Target Harga Bitcoin sampai akhir 2025. (Ilustrasi by AI)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya