Liputan6.com, Jakarta Satu tahun bisa mengubah segalanya. Itulah yang terjadi pada Raphinha di Barcelona. Dari pemain yang sempat terpinggirkan, ia kini menjelma sebagai salah satu pilar utama tim dan bintang yang bersinar terang di bawah arahan Hansi Flick.
Baru-baru ini, Raphinha membuka suara dalam wawancara eksklusif dengan SPORT. Salah satu topik yang ia bahas adalah persaingannya dengan Marcus Rashford, pemain anyar Barcelona yang dipinjam dari Manchester United.
Advertisement
"Bermain untuk klub sebesar Barcelona, kita harus siap menghadapi persaingan apa pun. Justru, semakin banyak kompetisi, semakin baik," ujar Raphinha.
"Dengan begitu, kami saling mendorong untuk menjadi lebih baik. Itu kunci jika kami ingin memenangkan gelar." tambahnya.
Dampak Kehadiran Rashford
Kehadiran Rashford memang memberikan warna baru di lini serang Barcelona, terutama setelah kepergian Ansu Fati.
Pemain asal Inggris itu langsung menunjukkan taringnya dengan penampilan meyakinkan dalam dua laga uji coba, termasuk menggantikan Raphinha di babak kedua.
Meski memiliki karakteristik bermain yang berbeda, kombinasi Raphinha dan Rashford justru bisa menjadi senjata taktis bagi Flick. Yang satu dikenal dengan dribel tajam dan tendangan akurat, sementara yang lain mengandalkan kecepatan dan fisik yang kuat.
Keuntungan Barcelona
Yang menarik, Raphinha justru menyambut positif persaingan ini. Sikapnya yang profesional dan jiwa kepemimpinannya, terbukti dengan beberapa kali mengenakan ban kapten, menunjukkan kedewasaannya sebagai pemain top.
Dengan musim panjang yang menanti, baik Raphinha maupun Rashford akan memainkan peran penting. Fleksibilitas mereka bahkan memungkinkan keduanya tampil bersama di lapangan, alih-alih berebut satu posisi.
Seperti kata Raphinha, persaingan sehat adalah pendorong utama kemajuan tim. Bagi Flick, memiliki pilihan berkualitas seperti ini adalah mimpi setiap pelatih. Barcelona pun siap menyambut musim baru dengan optimisme tinggi!
Sumber: Sport