Dituding Diuntungkan Polemik Berkepanjangan Ijazah Palsu, Jokowi: Siapa yang Gaduh

Justru, kata Jokowi, ada pihak yang merasa diuntungkan dengan kegaduhan itu.

oleh Fajar AbroriDiperbarui 01 Agustus 2025, 19:58 WIB
Presiden ke-7 RI Jokowi memberikan pernyataan usai melakukan pertemuan dengan TPUA yang mempertanyakan terkait isu dugaan ijazah palsu di kediaman pribadinya di Solo, Rabu (16/4).(Liputan6.com/Fajar Abrori)

Liputan6.com, Jakarta - Presiden ke-7 RI, Joko Widodo atau Jokowi merespons kegaduhan soal isu dugaan ijazah palsu yang disebut sangat menguntungkan dirinya. Gara-gara kasus dugaan ijazah palsu itu nama mantan Wali Kota Solo itu terus disebut.

"Oleh sebab itu jangan gaduh, siapa yang gaduh," kata Jokowi sambil tertawa ketika menanggapi pertanyaan dari wartawan yang menemuinya di kediaman pribadinya pada Jumat (1/8/2025).

Siapa Pihak yang Diuntungkan?

Presiden ke-7 RI Joko Widodo alias Jokowi di kediaman pribadinya di Solo, Jumat (25/7/2025). (Liputan6.com/Fajar Abrori)

Justru, kata Jokowi, ada pihak yang merasa diuntungkan dengan kegaduhan itu. Itu sebabnya, Jokowi meminta semua kegaduhan disudahi.

"Kalau gaduh terus, ada yang merasakan itu keuntungan bagi saya, ya jangan gaduh. Nanti saya ndak diuntungkan. Kalau nggak gaduh iya kan, adem, ayem, ya saya mungkin bisa dirugikan," ucapnya.

"Kalau saya kalem pada seneng saya masih diuntungkan, ya buat tak gaduh," sambungnya.

Kronologi Kasus Ijazah Palsu

Jokowi didampingi Iriana tinggalkan kediaman untuk hadiri reuni di Fakultas UGM Yogyakarta, Sabtu (26/7).(Liputan6.com/Fajar Abrori)

Seperti diketahui polemik dugaan ijazah palsu Jokowi masih terus bergulir setelah Roy Suryo Cs melaporkan terkait dugaan kasus keaslian ijazah kuliah ayah Wapres Gibran Rakabuming Raka itu.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya