Merapat ke San Siro, Ini Dampak Yang Akan Diberikan Luka Modric Pada AC Milan

Christian Pulisic mengatakan hadirnya Luka Modric akan memberikan setidaknya dampak positif di dalam dan luar lapangan bagi AC Milan.

oleh Dimas Ardi PrasetyaDiperbarui 30 Juli 2025, 23:37 WIB
Luka Modric bakal gunakan nomor punggung 14 di AC Milan. (AC Milan)

Liputan6.com, Jakarta Gelandang AC Milan, Christian Pulisic, mengatakan hadirnya Luka Modric akan memberikan setidaknya dampak positif di dalam dan luar lapangan bagi skuad Rossoneri.

AC Milan tengah bersiap menyambut musim 2025/2026 dengan semangat baru. Klub raksasa Serie A ini ingin kembali bersaing di papan atas setelah hasil yang kurang memuaskan musim lalu.

Langkah pembenahan pun dimulai sejak bursa transfer musim panas dibuka. Milan fokus mendatangkan pemain-pemain berkelas yang bisa memberi kontribusi signifikan secara instan.

Salah satu transfer yang menyedot perhatian adalah kedatangan Luka Modric. Sang gelandang veteran resmi berlabuh ke San Siro setelah mengakhiri kebersamaannya dengan Real Madrid.

Modric bukan nama sembarangan; ia adalah mantan pemenang Ballon d'Or yang telah menorehkan banyak prestasi di level klub maupun internasional. Milan berharap pengalaman dan kualitas Modric bisa membawa dampak besar dalam dan luar lapangan.


Modric Bawa Pengalaman yang Dibutuhkan Milan

Gelandang Kroasia, Luka Modric, merayakan gol yang dicetaknya ke gawang Italia dalam laga Grup B Euro 2024 di Leipzig Stadium, Selasa (25/6/2024) dini hari WIB. (GABRIEL BOUYS / AFP)

Christian Pulisic menyambut positif kedatangan Luka Modric ke skuat AC Milan. Dalam wawancaranya bersama La Gazzetta dello Sport, ia menilai Modric akan memberi warna baru dalam tim.

Menurut Pulisic, Milan sangat membutuhkan sosok berpengalaman di lini tengah yang bisa memimpin dan memberi contoh bagi pemain muda. Modric dinilainya sangat pas untuk peran tersebut berkat jam terbang dan kecerdasannya bermain.

"Ia akan memberikan pengalaman, aset yang sangat berharga selama pertandingan. Ia telah menjadi pemain yang sangat berbakat selama bertahun-tahun: Saya menyaksikannya bermain sebagai penggemar, dan bahkan pernah berhadapan dengannya," ujar Pulisic.


Modric Bisa Jadi Amunisi Krusial Rossoneri

Luka Modric. Gelandang Kroasia berusia 36 tahun yang kini memasuki musim ke-11 membela Real Madrid ini mampu meraih Ballon d'Or pada edisi 2018 usai Real Madrid menjuarai Liga Champions musim 2017/2018 dan membawa Kroasia menjadi runner-up Piala Dunia 2018. Namun pada penghargaan Ballon d'Or edisi 2019 dirinya sama sekali tidak masuk dalam nominasi usai Real Madrid tak meraih satu pun gelar di musim 2018/2019. (AFP/Gabriel Bouys)

Lebih lanjut, Pulisic menyoroti peran Modric tidak hanya dalam aspek teknis di lapangan, tetapi juga di ruang ganti. Ia menyebut bahwa karakter dan mentalitas pemenang Modric bisa jadi inspirasi bagi semua pemain Milan.

Modric memiliki kemampuan untuk mengontrol tempo permainan, mempertahankan bola di bawah tekanan, serta memberikan ketenangan saat situasi sulit. Pulisic menyebut atribut-atribut itu sebagai nilai plus bagi Milan musim ini.

Pulisic menekankan bahwa kontribusi Modric akan terasa di banyak aspek dalam klub. "Merebut bola darinya itu sulit, dan ia juga seorang pemimpin yang akan memberikan konsistensi dan daya juang bagi Milan. Ia akan sangat berharga di dalam dan luar lapangan," tutupnya.

(Gazzetta dello Sport)


Klasemen Liga Italia

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya