Liputan6.com, Los Angeles - Helikopter dikerahkan menyusuri garis pantai Los Angeles, Amerika Serikat, untuk memperingatkan warga dan pelaut terkait ancaman tsunami yang dipicu oleh gempa dahsyat berkekuatan magnitudo 8,8 di Rusia Timur Jauh.
Lewat pengeras suara, mereka mengimbau masyarakat agar segera mencari tempat yang lebih tinggi sebelum pukul 01.00 waktu setempat.
Advertisement
Wali Kota Los Angeles Karen Bass menyatakan bahwa meskipun Badan Meteorologi Nasional (NWS) memperkirakan tinggi gelombang tsunami yang mencapai wilayahnya kurang dari 30 cm, pemerintah kota tetap melakukan langkah-langkah kesiapsiagaan secara menyeluruh.
"Kami mengambil pendekatan proaktif. Jika prakiraan berubah, terutama di Pelabuhan Los Angeles dan komunitas pesisir, kami sudah siap untuk bertindak cepat," ujar Wali Kota Bass.
Sejumlah batalyon polisi dan pemadam kebakaran telah disiagakan di kawasan pantai. Kru darurat dan armada bus evakuasi juga disiapkan untuk mengantisipasi kemungkinan perintah evakuasi mendadak.
Peringatan tsunami resmi telah diberlakukan untuk seluruh wilayah pesisir California Selatan. Menurut NWS, Port San Luis yang terletak dekat Pantai Avila menjadi titik perhatian utama.
CNN Weather melaporkan bahwa Port San Luis diperkirakan akan mengalami kenaikan gelombang hingga 3,7 meter di atas normal dalam 24 jam. Sementara itu, Crescent City di California Utara bahkan diperkirakan mengalami gelombang hingga 4,8 meter lebih tinggi dari biasanya selama 30 jam ke depan.
Pihak berwenang mendesak warga untuk tidak menyepelekan potensi ancaman ini, mengingat perubahan kondisi laut dapat terjadi sewaktu-waktu. Warga pesisir diimbau untuk terus memantau informasi resmi dan mengikuti instruksi dari otoritas setempat demi keselamatan bersama.