Bahas Spesifikasi Toyota Urban Cruiser EV yang Mejeng di GIIAS 2025

PT Toyota Astra Motor (TAM) telah memajang Urban Cruiser EV di gelaran Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2025

oleh Arief AszhariDiperbarui 31 Juli 2025, 16:16 WIB
Mobil listrik Toyota Urban Cruiser EV di GIIAS 2025. (Liputan6.com/Arief Aszhari)

Liputan6.com, Jakarta - PT Toyota Astra Motor (TAM) telah memajang Urban Cruiser EV di gelaran Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2025. Model yang merupakan kembaran dari Suzuki e-Vitara ini, tentu saja langsung menyedot perhatian pengunjung di pameran yang berlangsung di ICE, BSD, Tangerang ini.

Namun, Toyota Urban Cruiser EV ini, memang baru diperkenalkan ke publik Tanah Air, dan belum secara resmi diluncurkan. Pun begitu, dengan spesifikasi lengkap dari mobil bertenaga baterai ini, yang juga belum terungkap secara resmi.

Direktur Marketing PT TAM Jap Ernando Demily menjelaskan, spesifikasi Toyota Urban Cruiser EV ini sama dengan yang sudah hadir untuk pasar global.

"Urban Cruiser ini masih sama dengan yang global, nanti kita lihat kira-kira Toyota kan selalu studi, selalu customer first, dan kira-kira yang cocok untuk diadopsi di Indonesia, customer behaviour seperti apa," jelasnya, saat ditemui di arena GIIAS 2025.

Sementara itu, Toyota Urban Cruiser EV ini, memang sudah debut di Brussels Motor Show 2025 dan juga di Bharat Mobility Global Expo, New Delhi, India.

Kendaraan lima penumpang ini memiliki desain depan hammerhead yang khas, dilengkapi dengan lampu depan ramping yang terinspirasi dari konsep Urban SUV.

Dimensinya, memiliki panjang 4.285 mm, dengan jarak sumbu roda 2.700 mm, Urban Cruiser EV ini mengungguli Yaris Cross dan juga eVitara di Eropa dari segi ukuran.

Sedangkan interiornya, Toyota Urban Cruiser EV didesain dengan panel instrumen horizontal rendah untuk meningkatkan visibilitas, dan menawarkan posisi duduk yang tinggi.

Spesifikasi Teknis

Spesifikasi teknisnya, Urban Cruiser EV ini ditawarkan dengan dua pilihan paket baterai lithium-iron phosphate (LFP) dan dua opsi penggerak, yaitu front wheel drive (FWD) dan all wheel drive (AWD).

Varian penggerak depan hadir dengan baterai 49 kWh, yang menghasilkan tenaga 144 tk atau opsi baterai 61 kWh dengan tenaga 174 tk.

Sementara itu, varian AWD menggunakan baterai 61 kWh dengan tenaga 184 tk. Sedangkan torsi yang dihasilkan mencapai 189 nm untuk varian FWD, dan 300 nm untuk varian AWD.

Meskipun jarak tempuhnya belum diinformasikan secara detail, namun Toyota sepertinya akan menawarkan mobil ini dengan mampu menempuh lebih dari 500 km.

Infografis Selamat Datang Era Mobil Listrik di Indonesia. (Liputan6.com/Fery Pradolo)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya