IHSG Naik Terbatas, Asing Lepas 10 Saham Ini

Investor asing melepas saham Rp 421,20 miliar saat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat terbatas, Selasa, (29/7/2025).

oleh Agustina MelaniDiperbarui 30 Juli 2025, 07:34 WIB
Karyawan melintasi layar pergerakan IHSG, Jakarta. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Liputan6.com, Jakarta - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) naik terbatas pada perdagangan Selasa, 29 Juli 2025. Namun, IHSG masih bertahan di zona hijau.

Mengutip data Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (30/7/2025), IHSG naik 0,04% ke posisi 7.617,90. Pada perdagangan Selasa pekan ini, IHSG berada di level tertinggi 7.680,19 dan level terendah 7.565,78. Total frekuensi perdagangan tercatat 1,73 juta kali transaksi dengan volume perdagangan 26,48 miliar saham. Nilai transaksi Rp 14,24 triliun.

Sementara itu, sektor saham menghijau. Sektor saham basic naik 1,75%, dan catat kenaikan terbesar. Diikuti sektor saham teknologi bertambah 1,3% dan sektor saham energi menguat 1,02%.

Selanjutnya, sektor saham industry menanjak 0,35%, sektor saham consumer nonsiklikal mendaki 0,83%, sektor saham consumer siklikal menguat 0,72%. Lalu sektor saham Kesehatan bertambah 0,85%, sektor saham property melesat 0,56%, sektor saham infrastruktur menanjak 0,67%.Kemudian sektor saham keuangan merosot 1,49% dan sektor saham transportasi susut 1%.

Investor asing tercatat melepas saham. Aksi jual saham oleh investor asing mencapai Rp 421,20 miliar. Sepanjang 2025, investor asing telah lepas saham Rp 60 triliun.

Investor asing melepas saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) sebesar Rp 562,95 miliar. Disusul saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) senilai Rp 105,55 miliar, dan PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) senilai Rp 56,02 miliar.

Berikut 10 saham yang dilepas investor asing berdasarkan data stockbit pada Selasa, 29 Juli 2025: 

Aksi Jual Saham

Pengunjung melintas di papan elektronik yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Jakarta, Rabu (15/4/2020). Pergerakan IHSG berakhir turun tajam 1,71% atau 80,59 poin ke level 4.625,9 pada perdagangan hari ini. (Liputan6.com/Johan Tallo)

1.PT Bank Central Asia Tbk (BBCA): Rp 562,95 miliar

2.PT Bank Mandiri Tbk (BMRI): Rp 105,55 miliar

3.PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP): Rp 56,02 miliar

4.PT Barito Pacific Tbk (BRPT): Rp 46,61 miliar

5.PT Petrosea Tbk (PTRO): Rp 44,13 miliar

6.PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI): Rp 31,43 miliar

7.PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA): Rp 25,97 miliar

8.PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT): Rp 23,27 miliar

9.PT Indah Kiat Pulp and Papers Tbk (INKP): Rp 21,74 miliar

10.PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (PTRO): Rp 18,97 miliar

Aksi Beli Saham

Layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terpampang di Jakarta, Kamis (10/10/2019). Dari 10 sektor pembentuk IHSG, lima sektor saham berada di zona merah. Pelemahan. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Kemudian berikut 10 saham yang dilepas investor asing:

1.PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI): Rp 90,86 miliar

2.PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS): Rp 75,12 miliar

3.PT Astra International Tbk (ASII): Rp 65,18 miliar

4.PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO): Rp 59,95 miliar

5.PT Sentul City Tbk (BKSL): Rp 58,63 miliar

6.PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN): Rp 39,91 miliar

7.PT TBS Energi Utama Tbk (TOBA): Rp 25,86 miliar

8.PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA): Rp 23,41 miliar

9.PT AKR Corporindo Tbk (AKRA): Rp 22,94 miliar

10.PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA): Rp 19,73 miliar

 

 

 

 

Infografis Efek Donald Trump Menang Pilpres AS ke Perekonomian Global. (Liputan6.com/Abdillah)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya