Juara Junior Asia 2025, Ubed Pede Tatap Macau Open 2025

Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia, Moh. Zaki Ubaidillah, persembahkan gelar juara Kejuaraan Asia Junior (BAJC) 2025 sebagai modal penting menuju Macau Open 2025.

oleh Harley IkhsanDiperbarui 29 Juli 2025, 21:03 WIB
Kapten Tim Beregu Indonesia, Mohammad Zaki Ubaidillah, saat bertanding melawan Nyan Shaine Lin dalam pertandingan pertama di ajang Kejuaraan Bulu Tangkis Junior Asia 2025 di GOR Indoor Manahan, Solo, Jumat (18/9/2025). (Bola.com/Radifa Arsa)

Liputan6.com, Jakarta - Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia, Mohammad Zaki Ubaidillah, berhasil meraih gelar juara Kejuaraan Asia Junior (BAJC) 2025. Kemenangan ini diraih Ubed, sapaan akrabnya, pada final nomor individu di GOR Indoor Manahan, Solo, akhir pekan lalu.

Dalam pertandingan final yang sengit, Ubed tampil dominan dengan mengalahkan wakil China, Yang Ming Yu Liu, dua gim langsung dengan skor 21-12 dan 21-17. Gelar ini merupakan pencapaian tertinggi bagi Ubed di level junior Asia, sekaligus menjadi penebusan setelah tim Indonesia gagal meraih juara pada sektor beregu.

Ubed mengakui bahwa perjalanan menuju podium tertinggi tidaklah mudah, terutama saat menghadapi wakil China. Dengan hasil positif ini, Ubed menyatakan kesiapannya untuk berkompetisi di Macau Open 2025 yang akan berlangsung di Makau mulai Selasa (29/7/2025).

 


Modal Berharga dari Kejuaraan Asia Junior 2025

Mohammad Zaki Ubaidillah masuk dalam daftar nama atlet yang dipanggi ke Pusat Pelatihan Nasional Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (Pelatnas PBSI). (foto: PP PBSI)

Kemenangan Ubed di BAJC 2025 menjadi sorotan utama karena ia adalah satu-satunya wakil Indonesia yang sukses meraih gelar juara di ajang tersebut. Sebagian besar gelar lainnya didominasi oleh wakil dari China, menunjukkan ketatnya persaingan di level junior Asia.

Ubed menyatakan bahwa gelar juara ini memberikan tambahan kepercayaan diri yang signifikan baginya. "Dengan hasil ini, saya jadi lebih percaya diri menghadapi Macau Open 2025 pekan depan. Tapi saya tidak ingin terlalu berlebihan, tetap harus menjaga fokus dan tidak boleh lengah," kata Ubed dalam keterangan resmi PP PBSI setelah laga.

Kemenangan ini dipersembahkan Ubed untuk keluarga, para pelatih di Pelatnas PBSI, serta klubnya, PB Djarum. Dedikasi ini menunjukkan betapa pentingnya dukungan dari berbagai pihak dalam perjalanan kariernya sebagai atlet bulu tangkis.


Target Selanjutnya: Macau Open 2025 dan Kejuaraan Dunia Junior

Mohammad Zaki Ubaidillah dipanggi ke Pusat Pelatihan Nasional Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (Pelatnas PBSI) dan langsung masuk jajaran utama. (foto: PP PBSI)

Macau Open 2025 adalah turnamen BWF Super 300 yang akan menjadi ajang pembuktian bagi Ubed di level senior. Turnamen ini akan berlangsung di Makau mulai 29 Juli hingga 3 Agustus. Meskipun Ubed merasa lebih percaya diri, ia tetap menekankan pentingnya menjaga fokus dan tidak lengah mengingat ketatnya persaingan di tur BWF.

Selain Macau Open 2025, Ubed juga memiliki target besar lainnya di tahun ini. Ia membidik gelar di Kejuaraan Dunia Junior (WJC) 2025 yang akan diselenggarakan di India pada 13-19 Oktober. "Saya harus kerja keras lagi dan tidak mudah puas. Masih ada WJC tahun ini, semoga bisa ambil gelar lagi," ujarnya.

Lanjut Baca:

Target ganda ini menunjukkan ambisi besar Ubed untuk terus berprestasi, baik di level junior maupun mencoba peruntungan di turnamen senior. Konsistensi dan kerja keras menjadi kunci utama bagi Ubed dalam mencapai tujuan-tujuan tersebut.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya