Liputan6.com, Jakarta Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) pernah menjadi saksi kejayaan Timnas Indonesia saat meraih emas SEA Games 1987. Namun, sejak saat itu, stadion megah ini lebih sering menyimpan duka akibat kegagalan tim Merah Putih di berbagai laga final.
Selama puluhan tahun, SUGBK menanti selebrasi juara dari timnas Indonesia di berbagai level. Kini, harapan itu kembali menyala seiring dengan antusiasme suporter yang tak pernah surut.
Advertisement
Di level senior, Timnas Indonesia gagal meraih gelar di final Piala AFF pada 2002, 2004, dan 2010. Namun, di level usia muda, beberapa prestasi masih bisa diraih meski tidak di SUGBK. Gelar Piala AFF U-19 2013 diperoleh di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, sementara trofi Piala AFF U-19 2024 didapat di Gelora Bung Tomo, Surabaya.
Begitu pula di Piala AFF U-16, gelar juara pada 2018 diraih di Gelora Delta, sedangkan titel 2022 diperoleh di Stadion Maguwoharjo, Sleman.
Semangat Timnas Indonesia U-23 untuk Menciptakan Sejarah
Achmad Maulana, bek Timnas Indonesia U-23, mengaku terpacu untuk mengubah catatan buruk Indonesia di SUGBK. Ia menyebut puasa gelar selama 38 tahun sebagai motivasi tambahan untuk mengalahkan Vietnam di final Piala AFF U-23 2025.
"Kami jadikan ini motivasi. Sudah terlalu lama kami tidak juara di sini. Sekarang, dengan kekuatan dan strategi baru, kegagalan masa lalu justru menjadi pendorong untuk menciptakan sejarah baru di SUGBK," ujarnya dalam konferensi pers, Senin (28/7/2025).
Dengan tekad tersebut, Maulana berharap Timnas Indonesia U-23 bisa memberikan momen tak terlupakan bagi para suporter dan seluruh rakyat Indonesia.
Vietnam: Lawan Tangguh dengan Catatan Menguntungkan
Final Piala AFF U-23 2025 merupakan rematch dari final edisi 2023 di Thailand, di mana Indonesia kalah dari Vietnam lewat adu penalti 5-6 (0-0).
Selain itu, kedua tim juga pernah bertemu di semifinal Piala AFF U-23 2019, dengan Indonesia menang 1-0 berkat gol Luthfi Kamal.
Secara keseluruhan, Vietnam unggul dengan delapan kemenangan, sementara Indonesia hanya menang lima kali. Selain itu, Vietnam lebih sering mencetak gol besar (20-9), sementara kemenangan Indonesia biasanya diraih dengan skor tipis.
Fakta-fakta ini menunjukkan bahwa Vietnam merupakan lawan berat bagi Indonesia, terutama di level U-23. Namun, Timnas Indonesia U-23 siap membalikkan tren tersebut dan mengakhiri puasa gelar di SUGBK.
Sumber: Bola.com