Kaesang Umumkan Struktur Awal DPP PSI, Ini Sosok yang Duduk Sebagai Sekjen dan Bendum

Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep hari ini resmi mengumumkan struktur DPP partainya. Untuk awal, dia hanya mengumumkan nama yang duduk sebagai sekretaris jenderal dan bendahara umum.

oleh Delvira HutabaratDiterbitkan 28 Juli 2025, 18:13 WIB
Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep bersama Sekjennya, Raja Juli Antoni. (Foto: Liputan6.com/Delvira Hutabarat).

Liputan6.com, Jakarta Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep hari ini resmi mengumumkan struktur DPP partainya. Untuk awal, dia hanya mengumumkan nama yang duduk sebagai sekretaris jenderal dan bendahara umum.

"Untuk awal, untuk hari ini kami hanya mengumumkan untuk posisi di sekretaris jenderal dan bendahara umum, supaya surat-menyurat bisa berjalan dengan lancar," kata Kaesang di Kantor DPP PSI, Jakarta, Senin (28/7/2025).

Adapun, sosok Sekjen PSI diisi kembali oleh Raja Juli Antoni. Kemudian untuk Bendum, diduduki oleh Fenti Noverita menggantikan Suci Mayang.

"Untuk sekretaris jenderal masih sama bapak Raja Juli Antoni, yang akan menemani saya. di posisi bendahara umum ada Mbak Fenti Noverita," ungkap Kaesang.

Sementara untuk posisi wakil ketua umum dan lainnya, Kaesang menyebut akan diumumkan dalam dua minggu ke depan. 

"Kami butuh waktu sekitar 2 minggu lagi setelah selesai segala urusan beliau-beliau nanti, akan datang untuk memperkenalkan dirinya masing-masing, yang seperti saya bilang ada tokoh nasional yang akan bergabung untuk membesarkan PSI," tutur Kaesang.

Kaesang Pangarep Terpilih Kembali sebagai Ketua Umum PSI 2025–2030

Kaesang Pangarep dalam Kongres PSI yang digelar di Graha Saba Buana, Solo pada Sabtu (19/7/2025). (Foto: Liputan6.com/Fajar Abrori).

Kaesang Pangarep kembali dipercaya menjabat sebagai Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) untuk periode 2025–2030.

Keputusan itu ditetapkan melalui pemilihan raya dalam Kongres PSI yang digelar di Graha Saba Buana, Solo pada Sabtu (19/7/2025).

Putra bungsu Presiden ke-7 RI, Joko Widodo atau Jokowi ini mengungguli dua kandidat lainnya secara telak.

Dalam proses Pemilu Raya PSI, Kaesang Pangarep memperoleh 65,28 persen suara. Ia mengalahkan Ronald Aristone Sinaga alias Bro Ron yang memperoleh 22,23 persen dan Agus Mulyono Herlambang yang mengantongi 12,49 persen. Hasil tersebut menunjukkan dukungan besar dari para kader kepada Kaesang untuk kembali memimpin partai.

Kemenangan Kaesang dirayakan secara antusias oleh kader-kader PSI dari berbagai daerah yang hadir dalam kongres. Dalam pidato kemenangannya, Kaesang menyampaikan apresiasi kepada para pesaingnya serta seluruh kader yang telah terlibat dalam proses demokratis tersebut.

"Saya memberikan penghargaan setinggi-tingginya. Karena kompetisi ini sangat sehat dan adil, Insya Allah,” ujar Kaesang di depan ribuan peserta kongres.

Ia juga menyampaikan terima kasih pribadi atas antusiasme para anggota dan kader PSI yang mengikuti pemilihan ketua umum.

“Pertama-tama, izinkan saya secara pribadi mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh anggota dan kader PSI yang sudah ikut berpartisipasi dalam pemilihan ketua umum periode 2025–2030. Partisipasinya sangat memuaskan, mencapai angka 84 persen. Tepuk tangan dulu,” katanya.

Minta Maaf Gagal Lolos Parlemen

Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Kaesang Pangarep memutuskan untuk melakukan konsolidasi dengan kader jelang Pemilu Raya. (Dok. Tim News)

Dalam pidatonya, Kaesang turut merefleksikan pencapaian PSI pada Pemilu 2024. Ia menyampaikan permintaan maaf karena partainya belum berhasil menembus parlemen nasional.

Ia juga mengajak kader untuk terus berjuang dan bersiap menghadapi Pemilu 2029.

“Izinkan juga saya meminta maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh anggota dan kader PSI karena saya gagal membawa partai ini masuk ke Senayan. Tapi ingat, di 2029 nanti kita akan menjadi partai yang diperhitungkan,” tegasnya.

Ia menjelaskan bahwa dirinya hanya memiliki waktu tiga bulan untuk berkampanye pada pemilu sebelumnya. Meski demikian, Kaesang mengklaim bahwa PSI berhasil mencatat kemajuan signifikan, terutama dalam perolehan kursi di DPRD provinsi maupun kabupaten/kota.

Kaesang juga menyatakan harapannya agar kedua pesaingnya dalam pemilihan ketua umum, Ronald dan Agus, bersedia bergabung dalam kepengurusan pusat PSI. Ia menilai mereka berdua memiliki potensi besar untuk bersama-sama memajukan partai ke depan.

“Periode lalu saya cuma diberi waktu tiga bulan. Sekarang saya punya empat tahun. Percaya sama saya. Mungkin orang menganggap kita gajah kecil. Tapi gajah kecil itu tetap besar. Jadi, lihat nanti,” ujarnya.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya