Denny JA Gaungkan 'Make Pertamina Great Again' untuk Kemandirian Energi Nasional

Kemandirian energi adalah mandat peradaban.

oleh Tim NewsDiperbarui 26 Juli 2025, 14:14 WIB
Komisaris Utama Pertamina Hulu Energi (PHE) Denny JA (kiri) dan Dirut Pertamina Simon Aloysius Mantiri (Istimewa)

Liputan6.com, Jakarta - Komisaris Utama Pertamina Hulu Energi (PHE), Denny JA melontarkan seruan 'Make Pertamina Great Again' sebagai wujud komitmen membangkitkan kembali kejayaan Pertamina.

Seruan tersebut muncul usai serangkaian pertemuan intensif dengan jajaran pimpinan Pertamina, termasuk Direktur Utama Pertamina Simon Aloysius Mantiri dan Direktur Utama PHE Awang Lazuardi.

"Percakapan empat mata. Sangat akrab dan penuh muatan visi strategis. Kami hanya berbincang satu jam. Namun dari percakapan itu lahir kesepahaman yang kuat: membuat Pertamina bangkit. Bukan sekadar slogan, tetapi sebuah komitmen kerja. Dengan program konkret, kerangka waktu, metrik evaluasi, dan semangat kolaboratif," kata Denny JA dalam keterangannya.

Dalam pertemuan pada 24 Juli 2025, Denny JA dan Simon Mantiri menyepakati langkah konkret membangkitkan Pertamina dengan tiga agenda Utama.

Pertama, target produksi 1 juta barel per hari. Dengan mengandalkan teknologi Enhanced Oil Recovery (EOR), percepatan perizinan, dan kolaborasi erat dengan SKK Migas, target ini dinilai realistis untuk dicapai.

Kedua, keterlibatan swasta secara luas.Pertamina akan membuka ruang seluas-luasnya bagi sektor swasta, dengan prinsip transparansi dan keberpihakan pada kepentingan nasional.

Ketiga, mewujudkan ekosistem energi yang berkeadilan. Pembangunan energi juga harus berdampak pada pemberdayaan masyarakat dan daerah penghasil, termasuk penguatan program CSR di bidang pendidikan, kesehatan, budaya, dan ekonomi lokal.

Denny JA juga menegaskan pentingnya imajinasi bangsa dalam kebangkitan Pertamina. Ia menggagas inisiatif budaya “Pertamina Peduli Budaya” untuk mendukung festival budaya tahunan yang merangkul film, musik, dan sastra.

"Kebangkitan Pertamina tak hanya teknokratis, tapi harus berakar pada kekayaan narasi dan imajinasi bangsa," ujar Denny.

 

Kemandirian Energi

Ia menekankan bahwa kemandirian energi adalah mandat peradaban—penentu apakah Indonesia bisa berdiri di atas kakinya sendiri atau terus tergantung pada pasar dan tekanan global.

Langkah strategis juga disiapkan untuk mendorong Pertamina masuk ke sektor energi terbarukan. Investasi di biofuel, panas bumi, dan energi surya disebut sebagai upaya penting untuk menjadikan Indonesia pionir energi berkelanjutan di Asia Tenggara.

Denny juga mengusulkan pembentukan Pertamina Energy Innovation Hub, wadah kolaborasi riset antara akademisi, startup, dan industri, serta perlunya insentif fiskal dan skema transparan dalam pengelolaan hulu migas.

Reformasi perizinan migas juga ditekankan, termasuk dorongan untuk fast-track policy dan perlindungan lewat UU khusus agar kebijakan tak terombang-ambing oleh dinamika politik.

“Pertamina harus menjadi gerakan nasional. Jika semboyan itu berhasil, itu karena kerja bersama seluruh komponen bangsa dalam semangat merah putih,” pungkas Denny JA.

Infografis 64 Sekolah Rakyat Tahap I Beroperasi Juli 2025. (Liputan6.com/Abdillah)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya