Liputan6.com, Jakarta Masa depan Vinicius Junior bersama Real Madrid kembali menjadi perbincangan hangat. Padahal kontraknya masih berlaku dua tahun lagi.
Pemain berusia 25 tahun itu memang menjadi incaran klub-klub Arab Saudi. Namun, ia selalu menyatakan niatnya untuk bertahan di Santiago Bernabeu.
Advertisement
Sayangnya, pernyataan itu belum disertai tindakan nyata. Negosiasi perpanjangan kontrak justru mandek di tengah jalan.
Hingga kini, belum ada kesepakatan yang tercapai antara Vinicius dan pihak klub. Situasi ini membuat masa depannya kembali diselimuti tanda tanya.
Permintaan Bonus
Menurut laporan Defensa Central, penyebab utama kebuntuan kontrak adalah tuntutan bonus perpanjangan dari Vinicius. Ia meminta paket gaji sebesar 30 juta euro per musim.
Nominal itu sama seperti yang diterima Kylian Mbappe, yang mendapatkan bonus karena datang secara gratis. Vinicius merasa layak mendapat perlakuan serupa atas kontribusinya.
Namun, presiden Florentino Perez tidak sepakat dengan permintaan itu. Ia menilai pemberian bonus tidak wajar bagi pemain yang masih berada di bawah kontrak.
Real Madrid Tetap Ingin Pertahankan Vinicius
Meski tidak menyetujui tuntutan bonus, Madrid masih ingin mempertahankan Vinicius. Klub bahkan siap memberinya gaji tertinggi yang saat ini berlaku di tim.
Pihak klub berencana menggelar pertemuan langsung dengan sang pemain. Momen itu akan digunakan untuk membujuk Vinicius agar mau bertahan.
Madrid juga ingin mengingatkan Vinicius soal pentingnya peningkatan performa. Mereka berharap ia bisa kembali ke level terbaik seperti di musim 2023/2024.