Misteri Kematian Diplomat Muda Kemlu, Ponsel Belum Ditemukan hingga Kini

Anam menjelaskan dalam konteks hukum pidana, penyebab kematian diplomat Kemlu hanya bisa dipastikan melalui autopsi yang mendalam.

oleh Ady AnugrahadiDiperbarui 28 Juli 2025, 11:44 WIB
Pegawai Negeri Sipil (PNS) Kementerian Luar Negeri (Kemlu) berinisial ADP (39) ditemukan tewas di dalam kamar indekos Guest House Gondia, Jalan Gondangdia Kecil, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (8/7/2025). (Liputan6.com/Ady Anugrahadi)

Liputan6.com, Jakarta - Polisi masih menyelidiki kematian diplomat muda Kementerian Luar Negeri (Kemlu), ADP (39), yang ditemukan meninggal di kamar kosnya di kawasan Gondangdia, Jakarta Pusat. Hingga kini, ponsel milik korban belum ditemukan.

Komisioner Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas), Mohammad Choirul Anam, membenarkan bahwa ponsel korban belum ditemukan. Informasi itu ia peroleh setelah berkoordinasi dengan pihak kepolisian yang menangani kasus ini.

“Handphone ini memang belum diketemukan,” ujar Anam kepada wartawan, Jumat (25/7/2025).

Menurut Anam, hilangnya ponsel menjadi pekerjaan rumah bagi penyidik untuk menelusuri jejak digital korban. Meskipun bukan penentu utama penyebab kematian, jejak digital dinilai penting untuk membantu merekonstruksi peristiwa.

“Memang masih ada PR soal jejak digital itu. Jejak digital ini penting untuk konstruksi peristiwanya, tapi apakah ini menentukan soal penyebab kematian, saya kira penyebab kematiannya tidak di situ,” katanya.

Anam menjelaskan bahwa dalam konteks hukum pidana, penyebab kematian hanya bisa dipastikan melalui autopsi yang mendalam. Namun demikian, rekam jejak digital tetap dianggap sebagai unsur penting dalam pengungkapan kasus.

“Tapi dengan rekam jejak digital yang lain, termasuk dari laptop itu dan beberapa benda digital lainnya, saya kira sudah cukup terang. Tinggal penyebab kematiannya saja dengan otopsi,” tambahnya.

 

Proses Penyelidikan Terus Berlangsung

Kompolnas menyambangi tempat kos yang ditinggali diplomat muda Kemlu ADP (39) semasa hidup di Jalan Gondangdia Kecil, Menteng Jakarta Pusat pada Selasa (22/7/2025).(Liputan6.com/ Ady Anugrahadi)

Sementara itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi juga mengonfirmasi bahwa ponsel milik Arya Daru hingga kini belum ditemukan. Ia tidak menjelaskan secara rinci mengapa pencarian perangkat itu memakan waktu lama.

“Belum ditemukan,” kata Ade Ary kepada wartawan di Jakarta, Kamis (24/7/2025).

Meski begitu, Ade Ary menegaskan bahwa proses penyelidikan kasus ini tidak mengalami kendala berarti.

“Kami tidak menemui hambatan dalam proses ini,” ucapnya.

 

Periksa 15 Saksi

Pegawai Negeri Sipil (PNS) Kementerian Luar Negeri (Kemlu) berinisial ADP (39) ditemukan tewas di dalam kamar indekos Guest House Gondia, Jalan Gondangdia Kecil, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (8/7/2025). (Liputan6.com/Ady Anugrahadi)

Sebelumnya, tim penyidik telah memeriksa 15 saksi dan menggandeng sejumlah ahli untuk mengungkap penyebab kematian ADP, termasuk tim forensik dan psikologi forensik.

Jejak digital menjadi salah satu fokus penyelidikan, termasuk pemeriksaan terhadap laptop, CCTV, dan barang bukti elektronik lainnya.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya