Liputan6.com, Jakarta Fenomena thrifting atau berbelanja barang bekas bukan hanya karena alasan keberlanjutan dan penghematan biaya, tetapi juga karena potensi menemukan barang-barang unik yang memiliki nilai sejarah dan karakter tersendiri.
Banyak individu kini beralih dari pembelian barang baru ke barang bekas, terutama untuk item tertentu yang justru menawarkan kualitas dan estetika lebih baik.
Advertisement
Para desainer interior profesional kini turut menyuarakan keuntungan berbelanja barang bekas. Mereka berpendapat bahwa beberapa jenis barang, jika dibeli di tempat thrifting, dapat memberikan nilai lebih dibandingkan produk baru.
Hal ini disampaikan dalam sebuah ulasan yang dilansir Liputan6.com dari The Spruce, Kamis (24/7/2025), yang mengumpulkan pandangan dari para ahli desain. Alasan utamanya adalah kualitas pengerjaan dan karakter yang seringkali tidak ditemukan pada barang-barang baru.
Barang-barang lama seringkali dibuat dengan material yang lebih kokoh dan detail yang lebih rumit, menjadikannya investasi jangka panjang. Mari kita telaah lebih lanjut barang-barang apa saja yang dimaksud.
1. Meja dan Meja Kerja: Investasi Berkarakter Unik
Desainer Sarah Gibson menyarankan untuk membeli meja dan meja kerja bekas karena kualitas dan detail pengerjaannya sering kali lebih unggul dibanding produk baru yang harganya jauh lebih mahal. Furnitur lama juga memiliki karakter unik yang tidak dimiliki barang baru.
Meja bekas sangat fleksibel, meja kerja bisa dialihfungsikan menjadi meja rias, atau meja makan menjadi meja kerajinan. Selain hemat biaya, membeli meja bekas juga berarti mendapatkan barang yang tahan lama dan bernilai estetis.
2. Peralatan Bar dan Gelas: Sentuhan Personal di Rumah
Shannon Claire Smith merekomendasikan berburu peralatan bar dan gelas bekas untuk menambah karakter pada bar rumah. Selain bentuk dan warna yang unik, barang-barang ini sering menjadi pemantik obrolan saat menjamu tamu.
Setiap item memiliki sejarah dan keunikan tersendiri yang sulit ditemukan pada produk baru. Selain estetis, gelas dan peralatan bar lama biasanya lebih tebal dan tahan lama, menjadikannya pilihan ideal untuk koleksi pribadi yang eklektik dan hemat biaya.
3. Lampu: Cahaya Vintage yang Mewah
Shannon Claire Smith merekomendasikan membeli lampu bekas, terutama lampu gantung vintage seperti alabaster dan gaya mid-century. Meski mungkin perlu sedikit perbaikan, hasilnya sepadan karena lampu-lampu ini tak hanya memberi cahaya, tapi juga berfungsi sebagai elemen seni.
Desain klasik dari masa lalu memberi kesan elegan dan unik yang sulit ditandingi lampu modern. Dengan sedikit usaha, lampu bekas bisa menjadi investasi dekoratif yang dramatis, personal, dan memperkaya estetika ruangan.
4. Karya Seni: Menemukan Permata Otentik
Valerie Darden menyarankan membeli karya seni bekas karena keunikannya tidak bisa ditandingi oleh cetakan modern. Lukisan tangan berusia puluhan tahun menawarkan sentuhan orisinal dan sejarah yang membuat dinding lebih hidup.
Mencari langsung di toko barang bekas membantu memastikan keaslian karya. Selain menambah tekstur dan karakter, membeli seni bekas juga mendukung keberlanjutan dengan memberi kehidupan baru pada karya yang bernilai.
5. Buku Bekas: Murah dan Penuh Cerita
Buku baru bisa sangat mahal, sehingga membeli buku bekas (thrifting) jadi solusi cerdas. Seorang kolektor bernama Gibson mengaku 90% koleksi bukunya berasal dari hasil thrifting. Selain hemat, ada kesenangan tersendiri dalam menemukan buku yang sudah pernah dimiliki orang lain.
Jika tujuannya adalah untuk dekorasi, Gibson menyarankan memilih buku dengan warna punggung (spine) yang selaras agar terlihat serasi di rak.
6. Cermin Vintage: Sentuhan Mewah dengan Harga Terjangkau
Cermin, terutama yang bergaya emas berukir (gilded gold), bisa langsung memberikan nuansa glamor pada ruangan. Valerie Darden, pendiri Brexton Cole Interiors, mengatakan bahwa cermin vintage asli lebih istimewa dibanding replika modern, dan harganya pun lebih bersahabat.
Selain menambah estetika, cermin antik ini membawa nilai sejarah dan keunikan yang sulit ditemukan di produk baru.
FAQ
Mengapa desainer merekomendasikan thrifting untuk barang-barang tertentu?
Desainer merekomendasikan thrifting karena barang bekas seringkali memiliki kualitas pengerjaan dan karakter unik yang tidak ditemukan pada produk baru, serta lebih hemat biaya.
Barang apa saja yang sebaiknya dibeli di tempat thrifting menurut desainer?
Menurut desainer, barang yang lebih baik dibeli di tempat thrifting meliputi meja dan meja kerja, peralatan bar dan gelas, lampu, buku, cermin, serta karya seni.
Apa keuntungan membeli meja dan meja kerja bekas?
Membeli meja dan meja kerja bekas menawarkan kualitas pengerjaan yang lebih baik, karakter unik, dan fleksibilitas untuk diubah fungsinya di kemudian hari.
Mengapa peralatan bar dan gelas bekas menarik untuk dikoleksi?
Peralatan bar dan gelas bekas dapat menambah sentuhan unik pada bar rumah, menjadi bahan pembicaraan, dan memungkinkan koleksi eklektik yang personal.
Apakah lampu bekas aman untuk digunakan?
Lampu bekas umumnya aman, meskipun beberapa mungkin memerlukan perbaikan atau penyambungan ulang kabel untuk memastikan fungsionalitas dan keamanan optimal.