Begini Cara Pendaftaran KIP Kuliah 2025, Bisa Buat Kamu Ikut Seleksi PTN dan PTS

Kemendiktisaintek membuka peluang bagi lulusan SMA/SMK/sederajat yang berprestasi, namun memiliki keterbatasan ekonomi untuk bisa kuliah melalui program KIP Kuliah 2025.

oleh Devira PrastiwiDiterbitkan 24 Juli 2025, 17:30 WIB
Kemendiktisaintek membuka peluang bagi lulusan SMA/SMK/sederajat yang berprestasi, namun memiliki keterbatasan ekonomi untuk bisa kuliah melalui program KIP Kuliah tahun 2025. (Kemendikbud)

Liputan6.com, Jakarta - Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) membuka peluang bagi lulusan SMA/SMK/sederajat yang berprestasi, namun memiliki keterbatasan ekonomi untuk bisa kuliah melalui program Kartu Indonesia Pintar atau KIP Kuliah tahun 2025.

KIP Kuliah 2025 tersedia untuk calon mahasiswa yang memilih jalur seleksi mandiri di Perguruan Tinggi Negeri (PTN) maupun Perguruan Tinggi Swasta (PTS).

Program KIP Kuliah 2025 menjadi kesempatan bagi calon mahasiswa yang sempat belum beruntung dalam seleksi jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) dan Ujian Tertulis Berbasis Komputer-Seleksi Nasional Berbasis Tes (UTBK-SNBT), melansir Antara, Kamis (24/7/2025).

Bagi calon mahasiswa yang berencana mengikuti seleksi mandiri PTN atau PTS, berikut jadwal pendaftaran KIP Kuliah 2025:

  • Pendaftaran KIP Kuliah seleksi mandiri PTN dan PTS: 4 Juni 2025
  • Penutupan pendaftaran KIP Kuliah seleksi mandiri PTN: 30 September 2025
  • Penutupan pendaftaran KIP Kuliah seleksi mandiri PTS: 31 Oktober 2025

Melansir dari laman resmi KIP Kuliah, jadwal tersebut memungkinkan dapat berubah sewaktu-waktu. Sehingga, calon mahasiswa perlu mengecek secara berkala dan mengikuti informasi terbaru dari Kemendiktisaintek.

 

Syarat Pendaftaran KIP Kuliah 2025 Jalur Seleksi Mandiri PTS dan PTN

Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) resmi membuka pendaftaran Kartu Indonesia Pintar Kuliah atau KIP Kuliah 2025 mulai hari ini, Selasa (11/3/2025). (www.kip-kuliah.kemdiktisaintek.go.id)

Sebelum memulai proses pendaftaran, ada beberapa syarat yang perlu calon mahasiswa penuhi, yakni sebagai berikut:

1. Lulusan SMA/SMK/sederajat tahun 2023, 2024, atau 2025. KIP Kuliah berlaku bagi lulusan baru hingga tahun sebelumnya yang belum kuliah.

2. Telah diterima sebagai mahasiswa baru di Perguruan Tinggi Negeri (PTN) atau Perguruan Tinggi Swasta (PTS) melalui jalur seleksi mandiri di universitas naungan Kemendiktisaintek dan program studi yang terakreditasi.

3. Calon pendaftar merupakan salah satu kriteria penerima:

  • Pemilik Kartu Indonesia Pintar (KIP) sekolah SMA/sederajat, terdaftar Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), atau menerima bantuan sosial dari pemerintah.
  • Termasuk masyarakat miskin atau rentan miskin maksimal desil 3 di data Pensasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE) oleh Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan.
  • Berasal dari panti sosial atau panti asuhan.
  • Memiliki potensi akademik yang baik dan berasal dari keluarga keterbatasan ekonomi/miskin, atau kondisi khusus lain yang dibuktikan dengan dokumen sah.
  • Memiliki pendapatan kotor gabungan orang tua/wali maksimal dari Rp4.000.000 per bulan atau pendapatan kotor gabungan orang tua/wali dibagi jumlah anggota keluarga maksimal Rp750.000 per orang.
  • Memiliki bukti Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) dari pemerintah desa atau kelurahan secara resmi.

 

Cara Pendaftaran KIP Kuliah 2025

Antusiasme pendaftar Kartu Indonesia Pintar atau KIP Kuliah 2025 amat tinggi. (www.kip-kuliah.kemdiktisaintek.go.id)

Bagi calon mahasiswa yang ingin mendaftar, berikut adalah langkah-langkah proses mendaftar KIP Kuliah jalur mandiri 2025 secara online:

  • Kunjungi situs resmi KIP Kuliah di http://kip-kuliah.kemdikbud.go.id pendaftaran
  • Klik menu "Daftar/Masuk" dan pilih opsi "Daftar Akun".
  • Masukkan data diri yang diperlukan, seperti NIK, NISN, dan alamat email yang aktif.
  • Setelah berhasil validasi, periksa kotak masuk email yang didaftarkan. Dalam email akan tersedia nomor pendaftaran dan kode akses untuk login ke akun KIP Kuliah
  • Login ke laman KIP Kuliah menggunakan nomor pendaftaran dan kode akses yang telah dikirim.
  • Isi formulir pendaftaran dengan data diri yang lengkap, informasi mengenai keluarga, pendidikan, kondisi ekonomi, dan rencana pendidikan pendaftar
  • Unggah dokumen yang diperlukan, seperti Kartu Tanda Pengenal (KTP), Kartu Keluarga (KK), Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM), foto rumah, dan bukti prestasi
  • Pada menu 'Seleksi', pilih jalur 'Mandiri PTN' atau 'Mandiri PTS'
  • Isi perguruan tinggi dan program studi tujuan
  • Periksa kembali semua data yang telah diisi. Setelah itu, klik "Simpan Seleksi" untuk menyelesaikan proses pendaftaran.

Pendaftar KIP Kuliah yang dinyatakan lulus seleksi di perguruan tinggi, masih akan menjalani proses verifikasi lanjutan oleh pihak kampus. Apabila berhasil pada tahap verifikasi tersebut, perguruan tinggi akan mengajukan calon mahasiswa ke Kemdiktisaintek sebagai penerima program KIP Kuliah.

Benefit Penerima KIP Kuliah 2025 Jalur Seleksi Mandiri

KIP Kuliah akan menanggung biaya pendidikan mahasiswa selama masa studi, seperti untuk jenjang sarjana dan diploma empat selama 8 semester, diploma tiga selama 6 semester, diploma dua selama 4 semester, dan diploma satu selama 2 semester.

Selain itu, mahasiswa akan menerima bantuan biaya hidup bulanan yang besarnya bervariasi, tergantung pada wilayah tempat kuliah

Besaran biaya hidup KIP Kuliah dibagi menjadi 5 golongan, yakni Rp800.000, Rp950.000, Rp1.100.000, Rp1.250.000, dan Rp 1.400.000.

Mahasiswa akan menerima hak biaya hidup tersebut secara langsung, yaitu dengan di transfer ke rekening milik mahasiswa penerima.

 

Kepala PPAPT: Pendaftar KIP Kuliah 2025 Tembus 900 Ribu, Tapi Kuota Terbatas

Bantuan biaya pendidikan dari pemerintah bagi lulusan SMA/​sederajat yang memiliki potensi akademik baik namun memiliki keterbatasan ekonomi

Sebelumnya, Kepala Pusat Pembiayaan dan Asesmen Pendidikan Tinggi (PPAPT) Henri Togar Hasiholan Tambunan mengatakan, antusiasme pendaftar Kartu Indonesia Pintar atau KIP Kuliah 2025 amat tinggi.

Menurut Hendri, tercatat hingga Juni 2025, sudah ada 921 ribu yang mengajukan. Namun, Hendri menyebut, kuota KIP Kuliah 2025 amat terbatas yakni hanya untuk 200 ribu orang.

"Di tahun 2025 sampai bulan Juni, ini sudah sampai 921 ribu yang mengajukan KIP Kuliah. Sementara kuota yang tersedia di kami, itu hanya sekitar 200 ribu," ujar Hendri dalam diskusi publik Pengukuhan Pengukuhan dan Rakernas I PB IKA-PMII Periode 2025-2030 di Hotel Bidakara, Jakarta, Minggu 13 Juli 2025.

Oleh sebab itu, Hendri mengatakan, Pemerintah Pusat tak bisa menampung semua pendaftar karena keterbatasan kuota. Meski begitu, dia bilang upaya untuk menambah kuota penerima KIP Kuliah terus dilakukan.

"Mungkin ini menjadi tugas kita, kami juga berupaya untuk menambah kuota supaya apa? Supaya mereka yang mengajukan KIP kuliah ini bisa kita cover," kata Hendri.

Selain itu, pihaknya juga tengah mencari cara lain yakni dengan melakukan pendekatan kepada Pemerintah Daerah (Pemda). Hendri berharap, Pemda juga ikut membantu agar para pendaftar KIP Kuliah bisa ditampung melalui cara lain.

"Kita memang harus terus bicarakan lagi dengan pemerintah daerah, agar itu tadi semua anak bangsa yang ingin melanjutkan studinya ke perguruan tinggi, apakah dia mampu atau tidak mampu, kita harus jamin mereka bisa mendapatkan pendidikan ke jenjang yang tinggi," ucap Hendri.

 

Penerima KIP Kuliah

Ilustrasi mahasiswa yang mendaftar KIP Kuliah Merdeka.(Sumber foto: Pexels.com).

Hendri menyampaikan, para penerima KIP Kuliah diberikan biaya pendidikan dan juga biaya hidup. Sehingga, tidak heran KIP Kuliah digandrungi banyak anak-anak Indonesia yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi.

"Ini sangat ditunggu anak-anak kita. Dalam beberapa kesempatan kami sudah melakukan wawancara dengan mereka, kalau tidak ada KIP Kuliah ini, mereka akan mundur," tandas dia.

Hendri berharap, pemerintah daerah dan juga organisasi-organisasi, baik dari perusahaan-perusahaan agar bisa menyiapkan sejumlah bantuan ataupun beasiswa kepada anak-anak Indonesia yang masih banyak tidak bisa ditampung melalui program KIP Kuliah.

Sebelumnya, Kartu Indonesia Pintar Kuliah atau KIP Kuliah adalah program bantuan biaya pendidikan dari pemerintah bagi calon mahasiswa berprestasi yang kurang mampu secara ekonomi.

Program ini bertujuan untuk memberikan kesempatan yang sama bagi seluruh warga negara Indonesia untuk mengenyam pendidikan tinggi.

Pendaftaran KIP Kuliah 2025 secara resmi dibuka pada 4 Februari 2025. Pemerintah berkomitmen untuk terus meningkatkan manfaat dan layanan program ini, termasuk jaminan biaya pendidikan dan bantuan biaya hidup yang tepat sasaran.

Infografis Rektor Asing di Kampus Negeri, Biar Apa? (Liputan6.com/Triyasni)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya