Foto udara menunjukkan sebuah desa yang terendam banjir di provinsi Nghe An, Vietnam bagian tengah-utara pada tanggal 23 Juli 2025, setelah hujan lebat yang dibawa oleh Badai Tropis Wipha. (Foto oleh AFP)
Provinsi Nghe An, sebuah wilayah yang membentang dari pesisir hingga perbatasan pegunungan Laos, di Vietnam bagian tengah-utara menjadi salah satu daerah yang paling parah dilanda hujan lebat dan banjir akibat Badai Tropis Wipha. (Foto oleh AFP)
Otoritas setempat mengatakan banjir di Nghe An merusak ratusan rumah, menghancurkan tanaman petani, dan memutus akses daerah terpencil di provinsi tersebut. (Foto oleh AFP)
Sekitar 400 kepala keluarga yang terdampak banjir dan rawan terkena longsor dievakuasi ke tempat pengungsian. (Foto oleh AFP)
Sementara wilayah dataran tinggi di Nghe An masih mengalami mati listrik dan putusnya jaringan komunikasi. (Foto oleh AFP)
Otoritas Vietnam menyebutkan, dampak badai ini mulai terasa pada Selasa 22 Juli 2025 pagi waktu setempat. (Foto oleh AFP)
Saat itu, kecepatan angin hingga 102 kilometer per jam (63 mph) sebelum melemah saat bergerak ke daratan. (Foto oleh AFP)