Kabut Asap Selimuti Rokan Hulu Riau, Sekolah Diliburkan

Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu meliburkan sekolah karena kabut asap hasil kebakaran hutan dan lahan.

oleh M SyukurDiperbarui 23 Juli 2025, 13:43 WIB
Potret kebakaran hutan dan lahan di Riau. (Liputan6.com/M Syukur)

Liputan6.com, Pekanbaru - Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu meliburkan sekolah dari usia dini hingga sekolah menengah sebagai antisipasi paparan kabut asap dari kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Kebakaran di Negeri Seribu Suluk itu sejak beberapa hari terakhir sudah melumat ratusan hektare lahan.

Libur sekolah ini disampaikan oleh Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq setelah berkoordinasi dengan Bupati Rokan Hulu Anton dan pihak terkait. 

"Bupati sudah memerintahkan sekolah diliburkan," kata Menteri Hanif, Selasa petang, 22 Juli 2025.

Menteri Hanif sempat memantau kebakaran lahan di Rokan Hulu. Hanif menyebut kebakaran terjadi di daerah perbukitan sehingga sulit dijangkau petugas darat.

"Kebakaran di daerah perbukitan," tegas Hanif.

Berdasarkan koordinasi dengan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Menteri Hanif menyebut Rokan Hulu termasuk daerah kritis mengalami karhutla saat ini. Daerahnya juga mudah terbakar karena faktor cuaca.

Secara umum, kualitas udara di Rokan Hulu masih berada pada kategori sedang. Jarak pandang terpantau memburuk akibat kepulan asap yang cukup tebal.

Situasi ini bisa berubah tergantung pengendalian kebakaran oleh setiap Satgas yang ada. Situasi bisa memburuk kalau karhutla tidak dikendalikan maksimal.

Sebagai penguat Satgas Darat, Hanif menyebut Badan Nasional Penanggulangan Bencana akan mengerahkan pesawat waterbombing. Selain itu juga dilakukan teknologi modifikasi cuaca agar turun hujan.

Sebelumnya, Pemerintah Provinsi Riau sudah menetapkan status tanggap darurat karhutla. Hal ini menyusul masifnya kebakaran dalam beberapa pekan belakangan sehingga diperlukan upaya yang melibatkan seluruh unsur.

 

 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya