Timnas Indonesia U-23: Apa yang Harus Dijaga, Apa yang Harus Ditingkatkan?

Hasil ini memunculkan reaksi beragam, antara kecewa karena tak ada gol, dan optimisme karena permainan mulai terbentuk.

oleh Gia Yuda PradanaDiperbarui 22 Juli 2025, 11:19 WIB
Hingga babak pertama berakhir, kedua tim sama-sama gagal membuat gol sehingga laga berakhir dengan skor 0-0. (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)

Liputan6.com, Jakarta Timnas Indonesia U-23 harus puas bermain imbang 0-0 melawan Malaysia pada laga terakhir Grup A Piala AFF U-23 2025. Hasil ini memunculkan reaksi beragam, antara kecewa karena tak ada gol, dan optimisme karena permainan mulai terbentuk.

Indonesia tampil dominan dalam penguasaan bola dan cukup tenang dalam membangun serangan. Hal ini harus dijaga dan dipertahankan. Namun, masalah utama kembali muncul, yakni penyelesaian akhir yang belum tajam.

Ketua PSSI, Erick Thohir, menganggap finishing sebagai kelemahan utama yang harus segera dibenahi dan ditingkatkan. Dua striker utama, Jens Raven dan Hokky Caraka, jadi sorotan.


Finishing Masih Jadi Masalah

Pemain Timnas Indonesia U-23, Jens Raven (tengah) dan Kadek Arel mendapatkan penjagaan dari pemain Malaysia dalam laga Grup A Piala AFF U-23 2025 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Senin (21/07/2025). (Bola.com/Abdul Aziz)

Laga melawan Malaysia memperlihatkan tumpulnya lini depan Indonesia. Peluang ada, tapi tak satu pun yang bisa dikonversi menjadi gol.

Erick Thohir menilai dua penyerang utama belum menunjukkan kualitas yang diharapkan. “Saya rasa striker kita belum bisa mendapat peluang, baik Jens maupun Hokky,” katanya, dikutip dari Bola.com.

Finishing ini bukan masalah baru, tapi jadi semakin mendesak karena semifinal sudah menanti. Indonesia tak boleh menyia-nyiakan peluang lagi.


Penguasaan Bola Cukup Menjanjikan

Beberapa kali, tim racikan pelatih Gerald Vanenburg itu menguasai bola dan menggempur pertahanan Malaysia. (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)

Meski gagal cetak gol, permainan Indonesia sudah menunjukkan perkembangan. Alur bola mengalir lebih rapi dan tim terlihat nyaman dalam membangun serangan.

Pola permainan sudah mulai terbentuk, meski belum lengkap. Erick Thohir menganggap ini sebagai modal penting untuk melangkah lebih jauh.

“Overall saya rasa pola permainan sudah terbentuk, mudah-mudahan ini menjadi cikal bakal untuk bentuk permainan Timnas,” ujar Erick.


Pertahanan Tampil Stabil

Timnas Indonesia vs Malaysia pada laga Grup A Piala AFF U-23 2025 di SUGBK, Senin (21/7/2025). (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah).

Jika lini depan kurang menggigit, sektor pertahanan tampil lebih solid. Malaysia tak banyak diberi ruang dan gagal menciptakan peluang berbahaya.

Koordinasi antarbek berjalan baik, begitu juga dengan pressing dari lini tengah. Ini salah satu sisi positif dari hasil imbang tersebut.

“Saya rasa possession cukup maksimal, nanti kita lihat pada semifinal,” ucap Erick Thohir.


Waktunya Membuktikan Diri

Perebutan bola terjadi antara pemain Malaysia, Fergus Tierney (nomor 16) dengan pemain Timnas Indonesia U-23 pada laga Grup A Piala AFF U-23 2025 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Senin (21/07/2025). (Bola.com/Abdul Aziz)

Hasil imbang ini tetap membawa Indonesia lolos sebagai juara grup. Namun, performa di semifinal nanti harus lebih baik jika ingin melangkah ke final.

Erick Thohir memberi tekanan sekaligus kepercayaan kepada para striker muda. Mereka harus unjuk gigi.

“Ya mereka harus buktikan di semifinal dan final (mengenai peluang masuk tim senior),” katanya soal Jens dan Hokky.


PR Masih Banyak, tapi Jalan Masih Terbuka

Pemain Timnas Indonesia U-23, Robi Darwis (kiri) berebut bola dengan pemain Malaysia, Muhammad Hakimi dalam laga Grup A Piala AFF U-23 2025 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Senin (21/07/2025). (Bola.com/Abdul Aziz)

Garuda Muda belum tampil maksimal, tapi masih ada peluang untuk berkembang. Finishing harus dibenahi, pertahanan dijaga, dan mental ditingkatkan.

Permainan yang sudah mulai tertata jadi sinyal positif. Kini saatnya membuktikan kualitas di fase gugur.

“Mudah-mudahan di pertandingan semifinal mereka bisa tampil lebih baik,” harap Erick Thohir.

Sumber: Bola.com

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya