IHSG Nyaris Sentuh 7.400, Asing Lepas 10 Saham Ini

Investor asing melakukan aksi jual saham Rp 180,37 miliar saat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) naik 1,1% pada Senin, 21 Juli 2025.

oleh Agustina MelaniDiperbarui 22 Juli 2025, 08:33 WIB
Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Liputan6.com, Jakarta - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) naik 1,18% ke posisi 7.398,19 pada perdagangan Senin, 21 Juli 2025. Penguatan IHSG terjadi di tengah aksi jual saham oleh investor asing.

Mengutip data Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (22/7/2025), IHSG berada di level tertinggi 7.408,01 dan terendah 7.306,87 pada perdagangan awal pekan ini. Total volume perdagangan saham mencapai 30,76 miliar saham dengan nilai transaksi Rp 16,29 triliun. Total frekuensi perdagangan 1,94 juta kali transaksi.

Sektor saham menghijau kecuali sektor saham keuangan turun 0,12%. Sektor saham teknologi bertambah 6,75%, dan catat kenaikan tertinggi. Sektor saham infrastruktur menguat 4,6%, dan sektor saham basic melesat 2,79%.

Sektor saham industri menanjak 1,66%, sektor saham consumer nonsiklikal bertambah 0,97%, dan sektor saham siklikal naik 0,59%. Selain itu, sektor saham kesehatan melesat 0,38%, sektor saham properti melompat 1,45%, dan sektor saham transportasi mendaki 1,38%. Sementara itu, sektor saham keuangan turun 0,12%

Kenaikan IHSG juga mendorong kapitalisasi pasar mencapai Rp 13.267 triliun. Meski demikian, investor asing masih melepas saham. Tercatat aksi jual oleh asing mencapai Rp 180,37 miliar. Sepanjang 2025, investor asing melepas saham Rp 59,68 triliun.

Pada awal pekan ini, saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) alami aksi jual oleh investor asing. Asing melepas saham BBCA senilai Rp 250,19 miliar. Lalu saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) senilai Rp 190,57 miliar dan PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA) senilai Rp 119,18 miliar.

Berikut 10 saham yang dilepas investor asing pada Senin, 21 Juli 2025 berdasarkan data stockbit:

Aksi Beli

Layar grafik pergerakan saham di Gedung BEI, Jakarta, Rabu (14/10/2020). Pada pembukaan perdagangan pukul 09.00 WIB, IHSG masih naik, namun tak lama kemudian, IHSG melemah 2,3 poin atau 0,05 persen ke level 5.130, 18. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

1.PT Bank Central Asia Tbk (BBCA): Rp 250,19 miliar

2.PT Bank Mandiri Tbk (BMRI): Rp 190,57 miliar

3.PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA): Rp 119,18 miliar

4.PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN): Rp 110,48 miliar

5.PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN): Rp 46,40 miliar

6.PT TBS Energi Utama Tbk (TOBA): Rp 40,75 miliar

7.PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS): Rp 29,72 miliar

8.PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA): Rp 29,02 miliar

9.PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP): Rp 27,53 miliar

10.PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA): Rp 20,24 miliar

Aksi Jual

Karyawan melintasi layar pergerakan IHSG, Jakarta, Rabu (3/8/2022). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan di Bursa Efek Indonesia, Rabu (3/08/2022), ditutup di level 7046,63. IHSG menguat 58,47 poin atau 0,0084 persen dari penutupan perdagangan sehari sebelumnya. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Selain itu, investor asing juga membeli sejumlah saham antara lain:

1.PT Aneka Tambang Tbk (ANTM): Rp 169,84 miliar

2.PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM): Rp 67,08 miliar

3.PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI): Rp 66,47 miliar

4.PT Darma Henwa Tbk (DEWA): Rp 57,48 miliar

5.PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA): Rp 54,44 miliar

6.PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN): Rp 48,55 miliar

7.PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI): Rp 36,97 miliar

8.PT United Tractors Tbk (UNTR): Rp 36,86 miliar

9.PT Vale Indonesia Tbk (INCO): Rp 33,99 miliar

10.PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK): Rp 21,11 miliar

Infografis Efek Donald Trump Menang Pilpres AS ke Perekonomian Global. (Liputan6.com/Abdillah)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya