Soal Logo Kancil di Kongres Gekrafs, Dasco Bantah Sindir PSI

Ketua Harian Dewan Pimpinan Pusat Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad menyebut ada partai politik yang mengubah logo dan sedang menggelar kongres perdana.

oleh Aries SetiawanDiterbitkan 21 Juli 2025, 21:05 WIB
Pernyataan Ketua Harian Dewan Pimpinan Pusat Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad soal logo kancil di kongres Gekraf viral di media sosial. Dasco dinilai menyindir PSI yang mengubah logo dari bunga mawar jadi gajah. (Instagram)

Liputan6.com, Jakarta Ketua Harian Dewan Pimpinan Pusat Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad menyebut ada partai politik yang mengubah logo dan sedang menggelar kongres perdana.

Pernyataan yang disampaikan Dasco saat pidato di kongres perdana Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (Gekrafs), Sabtu (19/7/2025), itu pun viral di media sosial.

"Saya ingat ada sebuah partai politik juga sedang kongres pertama. Tadi saya lihat-lihat, apakah lambangnya Gekraf berubah jadi kancil atau enggak. Ternyata enggak. Masih (sambil menunjuk layer)," kata Dasco disambut tepuk tangan dan tawa hadirin.

"Enggak, saya pikir kan saking kreatifnya, ini nanti yang sana berubah jadi....(hadirin menyebut gajah). Bukan saya yang ngomong. Yang di sini entar jadi kancil," ucap Sufmi Dasco Ahmad kembali disambut tawa. Banyak pihak menyimpulkan, Dasco sedang menyindir Partai Solidaritas Indonesia (PSI), yang memang sedang menggelar kongres pertama dan mengubah logonya dari bunga mawar menjadi gajah.

Namun, Dasco membantah anggapan itu. Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) itu mengaku pernyataannya soal 'logo' hanya candaan ringan saja di internal Gekrafs.

"Ya kita kan sebenarnya kan itu candaan ringan internal di Gekrafs, kebetulan saya ketua dan penasihatnya," kata Dasco kepada wartawan di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (21/7/2025).

"Saya ya enggak ada niat sama sekali sindir-menyindir. Saya hubungan dengan PSI juga cukup dekat. Saya pikir dan saya pikir juga enggak ada yang merasa kesindir ya begitu," sambungnya.

Dasco mengklaim apa yang dikatakannya itu hanya candaan dalam acara yang digelar oleh Gekrafs, dan bukan menyindir pihak mana pun.

"Saya bercanda di Gekrafs gitu loh, karena Gekrafs ini kan kreatif gitu loh. Saya piker, wah ini saking kreatifnya jangan-jangan mengubah logo juga, kan gitu," pungkasnya.

Baca juga Respons Logo Baru PSI, Prabowo: Gajah Binatang Kesayangan Saya

PSI Ganti Logo dari Mawar Jadi Gajah

Logo baru Partai Solidaritas Indonesia (PSI). (Liputan6.com/Fajar Abrori)

Plt Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Andy Budiman, menjelaskan terkait logo baru partai yang berganti dari bunga mawar menjadi gajah.

Bahkan, logo baru tersebut juga telah dipamerkan kepada Presiden ke-7 Joko Widodo alias Jokowi, dengan memberikan jaket berlogo baru PSI.

"Gajah itu makhluk yang bijaksana, lembut, kemudian teguh. Dan jangan lupa, kalau kita baca literatur bahwa gajah itu salah satu makhluk yang punya karakter paling kuat soal solidaritas," kata Andy Budiman usai memberikan jaket PSI logo baru kepada Jokowi di kediaman pribadinya di Solo pada Kamis (18/7/2025).

Jokowi sangat mengagumi logo baru PSI yang mengganti bunga mawar menjadi gajah. Jokowi menilai arti filosofi gajah sangat cocok dengan semangat PSI.

"Ya menurut saya ada semangat. Gajah ini kan kuat, gajah ini kan besar," kata Jokowi kepada wartawan di kediaman pribadinya di Solo, Jumat (18/7/2025).

Selain itu, menurut Jokowi, gajah juga memiliki arti filosofi sebagai simbol ilmu pengetahuan. "Gajah ini tapi juga berilmu dan bijaksana, simbol ilmu pengetahuan," ujar Jokowi.

Jokowi mengatakan, logo baru tersebut telah dipertimbangkan sejak lama oleh jajaran pengurus PSI. Bahkan, logo gajah dengan kepala berwarna merah dan badan berwarna hitam itu juga berdasarkan usulan dari kader dan pengurus daerah.

Kaesang Jelaskan Filosofi Jawa pada Logo Baru PSI

Kaesang Pangarep dalam Kongres PSI yang digelar di Graha Saba Buana, Solo pada Sabtu (19/7/2025). (Foto: Liputan6.com/Fajar Abrori).

Ketua Umum DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep menjelaskan alasan partainya mengubah logo dari mawar menjadi gajah.

Peluncuran logo baru partai besutan Jeffrie Geovanie itu dilakukan dalam kongres perdana di Solo pada 19-20 Juli 2025.

Putra bungsu Presiden ke-7 RI Jokowi itu mengatakan, dalam Kongres PSI I dilakukan tranformasi, mulai dari pemilu raya pemilihan ketua umum secara e-voting hingga transformasi penggantian logo partai sebagai bentuk penyegaran simbol partai.

"Logo partai PSI kini resmi berubah menjadi gajah. Gajah adalah simbol kekuatan, kecerdasan, keteguhan dan solidaritas. Sifat-sifat yang ingin kami tanamkan dalam diri setiap kader PSI, berpikir jernih, bergerak bersama, tidak mudah goyah terhadap rintangan," kata Kaesang Pangarep di hadapan Presiden Prabowo saat penutupan Kongres PSI 2025 di Edutorium UMS, Solo, Minggu malam (20/7/2025).

Lebih jauh dia menambahkan, alasan memilih gajah sebagai logo baru PSI karena sebagai simbol dalam perjuangan. Menurutnya, gajah dalam budaya Jawa dipandang sebagai lambang kekuatan yang besar, tenang hingga berwibawa.

"Ia tidak mudah terpancing, tidak gegabah, tetapi ketika bergerak langkahnya membawa dampak yang besar. Seperti pepatah Jawa, gajah alon nanging mantep, gajah memang berjalan pelan namun mantap tak tergoyahkan," jelasnya.

Kemudian, Kaesang Pangarep mengungkapkan bahwa gajah dikenal sebagai makhluk yang setiap ada kawanan tidak meninggalkan sesamanya dalam situasi apa pun.

"Nilai ini sejalan dengan falsafah Jawa, rukun agawe santoso. Kerukunanlah yang menciptakan kekuatan sejati," ujar Kaesang.

"Dan itulah semangat yang ingin kami tanamkan dalam setiap kader PSI, solid, tidak egois, saling menopang dan bergerak bersama dalam gotong royong seperti gajah," sambungnya.

 

Reporter: Nur Habibie

Sumber: Merdeka.com

Infografis Kaesang Pangarep Jadi Ketum PSI. (Liputan6.com/Abdillah

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya