BPBD Jakarta: Kerugian Akibat Kebakaran di Tebet Tembus Rp674 Juta

BPBD DKI Jakarta, melaporkan estimasi kerugian akibat kebakaran di Jalan Kutilang nomor 28-2, RT 06/RW 02, Bukit Duri, Tebet, Jakarta Selatan diperkirakan tembus Rp674 juta.

oleh Winda NelfiraDiterbitkan 20 Juli 2025, 17:00 WIB
Lokasi kebakaran yang tewaskan empat anak di Jalan Kutilang nomor 28-2, RT 06/RW 02, Bukit Duri, Tebet, Jakarta Selatan. (Liputan6.com/Winda Nelfira)

Liputan6.com, Jakarta - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta, melaporkan estimasi kerugian akibat kebakaran di Jalan Kutilang nomor 28-2, RT 06/RW 02, Bukit Duri, Tebet, Jakarta Selatan. Kerugian imbas kebakaran yang terjadi pada Sabtu pagi, 19 Juli 2025 itu diperkirakan tembus Rp674 juta.

“Estimasi kerugian Rp674.000.000,” kata Kepala Pusat Data dan Informasi (Kapusdatin) BPBD DKI Jakarta Mohamad Yohan dalam keterangan tertulis, Minggu (20/7/2025).

Kebakaran di Bukit Duri, Tebet menghanguskan tiga bangunan yang terdiri dari dua rumah tinggal dan satu indekos. Menurut Yohan, kebakaran terjadi akibat korsleting listrik dari salah satu kamar indekos.

“Objek terdampak ada dua rumah tinggal dan satu rumah kos-kosan (16 KK, 46 jiwa),” kata Yohan.

 

Korban Jiwa dan Luka-Luka

Kebakaran juga menyebabkan jatuhnya korban jiwa dan luka-luka. Empat korban jiwa ialah anak-anak berusia 3, 4, 7, dan 11 tahun yang telah diidentifikasi di rumah sakit (RS) Polri.

Sedangkan empat orang korban yang mengalami luka ringan ialah A (38), M (25), N (28), dan AS (52). Kini, ada 8 KK dengan total 24 jiwa yang mengungsi di tempat pengungsian sementara.

“Lokasi pengungsian di lapangan RW 01 Jalan Katik RT 02/01 Kelurahan Bukit Duri, Jakarta Selatan,” ucap Yohan.

Kebakaran di Tebet

Sebuah rumah tinggal di Jalan Kutilang 28, RW 2, Bukit Duri, Tebet, Jakarta Selatan, ludes dilalap si jago merah pada Sabtu (19/7/2025). Informasi sementara, ada korban yang terjebak di lantai dua karena sulitnya akses masuk ke lokasi kejadian.

Kepala Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Provinsi DKI Jakarta, Bayu Meghantara menerangkan, api dilaporkan muncul pertama kali pada pukul 06.21 WIB. Sebanyak 20 unit mobil pemadam dikerahkan ke lokasi untuk menjinakkan api.

"Objek terbakar rumah tinggal," kata dia dalam keterangan tertulis, Sabtu (19/7/2025).

Bayu mengakui petugas pemadam menemukan kendala saat lokasi. Salah satunya terkait akses ke lokasi yang cukup menyulitkan.

"Masih pendalaman informasi, akses sempit dan ada korban terjebak di lantai 2," ucap dia.

Infografis Pemicu & Antisipasi Kebakaran di Jakarta. (Liputan6.com/Abdillah)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya