Liputan6.com, Jakarta - Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta Rano Karno mengatakan kebakaran yang terjadi di Jalan Kutilang nomor 28-2, RT 06/RW 02, Bukit Duri, Tebet, Jakarta Selatan pada Sabtu, 19 Juli 2025 pukul 06.20 WIB, disebabkan oleh korsleting listrik.
Kebakaran menghanguskan tiga bangunan, yakni dua rumah tinggal dan satu indekos. Korsleting diduga berasal dari salah satu kamar yang ada di indekos.
Advertisement
"Dari informasi yang kami terima, bangunan yang terbakar sebanyak tiga bangunan di mana satu di antaranya merupakan tempat kos. Api diperkirakan berasal dari percikan api akibat korsleting listrik di sebuah kamar kos yang kosong," kata Rano usai meninjau warga korban kebakaran di Bukit Duri, Tebet, Jakarta Selatan, Minggu (20/7/2025).
Rano Karno menyampaikan, terdapat dua korban luka dan empat korban jiwa buntut kebakaran ini. Dua korban jiwa di antaranya adalah anak balita usia 3 dan 4 tahun. Sedangkan dua korban jiwa lainnya merupakan siswa sekolah dasar, usia 7 dan 11 tahun.
"Saya mewakili Pemerintah Provinsi di Jakarta mengucapkan berduka cita atas kejadian kebakaran yang menimpa hampir 10 keluarga-keluarga di daerah Jalan Kutilang ini," ucap Rano.
Pemprov Penuhi Kebutuhan Warga Terdampak Kebakaran
Rano menjelaskan, empat korban jiwa saat ini berada di Rumah Sakit Polri untuk diidentifikasi. Korban rencananya akan segera dimakamkan hari ini.
"Sebagian ada di Menteng Pulo, sebagian ada permintaan keluarga yang akan dimakamkan di daerah Bogor," kata dia.
Sementara itu, korban selamat ada 25 orang dan saat ini diungsikan tak jauh dari area kebakaran.
Rano memastikan, pihaknya memenuhi segala kebutuhan warga terdampak yang mengungsi, di antaranya sembako, paket alat mandi, paket keperluan anak sekolah dan makanan siap saji.