Liputan6.com, Jakarta Presiden ke-7 RI Joko Widodo alias Jokowi sangat mengagumi logo baru Partai Solidaritas Indonesia (PSI) yang mengganti bunga mawar menjadi gajah. Jokowi menilai arti filosofi gajah sangat cocok dengan semangat PSI.
"Ya menurut saya ada semangat. Gajah ini kan kuat, gajah ini kan besar," kata Jokowi kepada wartawan di kediaman pribadinya di Solo, Jumat (18/7/2025).
Advertisement
Selain itu, menurut Jokowi, gajah juga memiliki arti filosofi sebagai simbol ilmu pengetahuan. "Gajah ini tapi juga berilmu dan bijaksana, simbol ilmu pengetahuan," ujar Jokowi.
Jokowi mengatakan, logo baru tersebut telah dipertimbangkan sejak lama oleh jajaran pengurus PSI. Bahkan, logo gajah dengan kepala berwarna merah dan badan berwarna hitam itu juga berdasarkan usulan dari kader dan pengurus daerah.
Seperti diketahui, Jokowi dihadiahi jaket PSI dengan logo yang baru, yakni gajah. Logo baru PSI yang menampilkan gajah dengan kepala berwarna merah dan tubuh berwarna hitam yang dipisahkan dengan garis berwarna putih itu terletak di bagian kanan dada jaket.
"Gajah," ucap mantan Wali Kota Solo itu sambil jari tangan kirinya menunjuk ke arah simbol gajah yang ada di bagian dada sebelah kanan jaket tersebut.
Jaket Partai Solidaritas Indonesia itu diserahkan langsung oleh Plt Ketua Umum PSI Andy Budiman kepada Jokowi di rumah sang mantan presiden itu pada Kamis sore (17/7/2025).
Setelah jaket diserahkan, Jokowi langsung memakai jaket PSI yang berwarna kombinasi hitam, putih dan merah.
Baca juga Plt Ketua Umum Jelaskan Arti Logo Baru PSI, Gajah Berkepala Merah
Pesan Jokowi Jika Kaesang Kalah di Pemilu Raya PSI
Selain soal logo PSI yang baru, Jokowi juga turut membuat pernyataan terkait putra bungsunya, Kaesang Pangarep, yang menjadi salah satu kandidat Ketua Umum PSI.
"Ya dalam pemilihan, dalam demokrasi kalah dan menang itu biasa," kata Jokowi.
Lebih lanjut, Jokowi mengungkapkan nantinya kandidat ketua umum PSI yang unggul dalam pemilu raya harus dihormati. Sedangkan bagi yang kalah untuk tidak putus asa karena masih ada peluang untuk maju lagi dalam pemilu raya PSI mendatang.
"Jadi siapapun yang menang harus kita hormati, yang kalah nantinya nyoba (maju) lagi," ujarnya
Dalam pemilu raya PSI untuk memilih ketua umum secara e-voting, terdapat tiga kandidat, yakni Kaesang Pangarep, Ronald Aristone Sinaga, dan Agus Mulyono Herlambang. Pemilihan secara e-voting telah mulai dilakukan sejak awal pekan lalu.
Ketua Steering Committee Kongres PSI, Andy Budiman membocorkan terkait hasil sementara perolehan suara Pemilu Raya Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI).
Dalam pemilihan melalui proses e-voting itu putra bungsu Jokowi, Kaesang Pangarep memimpin perolehan suara dari tiga kandidat ketua umum lain.
"Sejauh ini kami lihat, datanya sudah cukup signifikan dan kalau saya intip datanya di belakang sekali lagi biar ada unsur kejutan. Kalau saya lihat Mas Kaesang memimpin," kata Andy Budiman yang juga Plt Ketua Umum PSI usai bertemu Jokowi di Solo, Kamis (17/7/2025).