Sekjen Raja Juli Cek Persiapan, Sebut Jeffrie Geovanie Bakal Buka Kongres

Pada hari pertama kongres, yakni 19 Juli 2025, akan dilakukan pengumuman sekaligus penetapan Ketua Umum terpilih PSI.

oleh Fajar AbroriDiperbarui 18 Juli 2025, 19:55 WIB
Menteri Kehutanan yang juga Sekretaris Jenderal DPP PSI Raja Juli Antoni, meninjau langsung kesiapan lokasi pelaksanaan Kongres PSI di Solo, Jumat (18/7/2025). (Liputan6.com/ Fajar Abrori)

Liputan6.com, Jakarta - Menteri Kehutanan yang juga menjabat sebagai Sekretaris Jenderal DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Raja Juli Antoni, meninjau langsung kesiapan lokasi pelaksanaan Kongres PSI di Graha Saba Buana, Kota Solo, Jawa Tengah. Agenda besar partai tersebut akan berlangsung pada 19 hingga 20 Juli 2025.

Graha Saba Buana merupakan gedung serba guna milik keluarga Presiden ke-7 RI, Joko Widodo atau Jokowi. Gedung yang terletak di Jalan Letjen Suprapto, Banjarsari, Solo itu hanya berjarak sekitar 200 meter dari kediaman pribadi Jokowi yang beralamat di Jalan Kutai Utara No 1, Sumber, Banjarsari, Solo.

"Insyaallah acara pembukaan besok aman semuanya, yang akan membuka Bang Jeffrie Geovanie, Ketua Dewan Pendiri PSI, didampingi tiga kandidat ketua umum kita," kata Raja pada Jumat sore (18/7/2025).

Raja menjelaskan bahwa Kongres PSI ini akan melibatkan setidaknya 1.300 peserta dari berbagai tingkatan struktur partai. Mereka terdiri atas jajaran pengurus DPP, DPW, DPD, anggota legislatif, kepala daerah yang berasal dari kader PSI, hingga anggota partai secara keseluruhan.

Pada hari pertama kongres, yakni 19 Juli, akan dilakukan pengumuman sekaligus penetapan Ketua Umum terpilih PSI. Momen ini menjadi salah satu agenda penting dalam rangkaian kegiatan dua hari tersebut.

Kongres juga akan menghadirkan sesi khusus bertajuk Pesan Kebangsaan. Dalam sesi ini, Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo, akan tampil memberikan pidato kepada seluruh kader PSI yang hadir.

"Pada sore hari kami mendapatkan kehormatan, Pak Jokowi Presiden ke-7 RI akan menyampaikan Pesan Kebangsaan pada seluruh kader PSI yang hadir," ujarnya.

Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan hadir pada hari kedua kongres yakni Minggu malam 20 Juli 2025. Dia akan memberikan sambutan penutupan Kongres PSI yang digelar di Edutorium Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS).

"Kami sudah menyiapkan segala sesuatunya, sehingga Pak Prabowo dapat dengan baik dan cara khidmat menutup kongres," ujar Raja Juli.

 

Kaesang Pangarep Unggul di E-Voting Pemilu Raya PSI

Kaesang Pangarep (tengah) kembali maju sebagai Calon Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) (Liputan6.com/Ady Anugrahadi)

Sementara itu, Ketua Steering Committee Kongres Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Andy Budiman, membocorkan hasil sementara perolehan suara Pemilu Raya Ketua Umum PSI.

Dalam pemilihan melalui proses e-voting itu, putra bungsu Presiden ke-7 RI Jokowi, Kaesang Pangarep, memimpin perolehan suara dari tiga kandidat ketua umum lain.

"Sejauh ini kami lihat datanya sudah cukup signifikan, dan kalau saya intip datanya di belakang sekali lagi biar ada unsur kejutan. Kalau saya lihat Mas Kaesang memimpin," kata Andy Budiman yang juga Plt Ketua Umum PSI usai bertemu Jokowi di Solo, Kamis (17/7/2025).

Suami Erina Gudono itu unggul dalam perolehan suara e-voting di sejumlah daerah di Pulau Jawa. Sedangkan kandidat pesaing lainnya yakni, Ronald Aristone Sinaga, memimpin perolehan suara di sejumlah pulau di luar Jawa. Selain dua nama itu, ada satu nama calon lain yakni Agus Mulyono Herlambang.

"Mas Kaesang kuat banget di daerah Jawa Tengah, Jakarta. Bro Ron kuat di Kalimantan, ada di Riau, ada di beberapa tempat juga ya. Jadi memang basis-basis dukungannya karena memang para kandidat datang langsung ke tempat-tempat yang mereka mendapatkan dukungan dan mereka kampanye," ujar Andy.

Proses e-voting Pemilu Raya untuk memilih ketua umum PSI telat dimulai sejak awal pekan lalu. Hingga Kamis sore, jumlah peserta yang telah melakukan e-voting mencapai di atas 100 ribu. "Tepatnya 123.003 saat ini pemilihnya," kata Andy.

Infografis PPP dan PSI Gagal, 10 Parpol Tidak Masuk ke DPR. (Liputan6.com/Abdillah)

Tag Terkait

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya