Roche Children’s Walk 2025, Langkah Kecil untuk Masa Depan Anak Penderita Kanker

Ini merupakan sebuah inisiatif global tahunan yang digagas oleh karyawan sebagai bentuk kepedulian terhadap isu sosial.

oleh Sulung LahitaniDiterbitkan 18 Juli 2025, 21:07 WIB
Roche Children’s Walk 2025, Langkah Kecil untuk Masa Depan Anak Penderita Kanker (doc: Roche Indonesia)

Liputan6.com, Jakarta Roche Indonesia kembali menggelar Roche Children’s Walk (RoCW), sebuah inisiatif global tahunan yang digagas oleh karyawan sebagai bentuk kepedulian terhadap isu sosial. Memasuki tahun ke-22 penyelenggaraan secara global, tema tahun ini, “Empowering Communities, Transforming Futures”, menjadi pengingat bahwa perubahan besar sering kali dimulai dari langkah-langkah kecil.

Puncak acara RoCW 2025 berlangsung di Ascott Sudirman, Jakarta. Dalam kesempatan tersebut, Roche Indonesia menyerahkan donasi sebesar Rp 453 juta kepada Yayasan Kasih Anak Kanker Indonesia (YKAKI). Dana ini dikumpulkan secara sukarela oleh karyawan sejak Mei hingga Juli melalui berbagai kegiatan penggalangan dana. Sebagai simbol aksi nyata, para karyawan juga melakukan fun walk dari kantor Roche menuju lokasi acara.

“Anak-anak adalah kelompok paling rentan terhadap penyakit serius seperti kanker. Kami sangat menghormati upaya YKAKI dalam mendampingi para pasien kanker anak dan keluarganya. Kami bangga bisa kembali mendukung perjuangan luar biasa ini,” ujar Sanaa Sayagh, Presiden Direktur PT Roche Indonesia. Sejak 2015, karyawan Roche Indonesia telah menghimpun hampir Rp 3 miliar untuk membantu anak-anak melalui program ini.

Roche memandang kolaborasi sebagai kunci mempercepat perubahan dalam sistem kesehatan, khususnya terkait kanker anak. Selain penggalangan dana, perusahaan juga mendorong inovasi diagnostik dan terapi, sejalan dengan komitmennya mendukung agenda kesehatan nasional.

“Bagi kami, tanggung jawab sosial tidak hanya soal inovasi medis, tetapi juga kontribusi nyata bagi komunitas. RoCW adalah wujud semangat kolektif kami untuk menjadi bagian dari solusi, baik melalui tindakan kecil maupun kontribusi strategis,” tambah Lee Poh Seng, Direktur PT Roche Indonesia, Diagnostics Division.

 

Diskusi dengan Kemenkes dan YKAKI

Acara RoCW 2025 juga diisi dengan sesi diskusi bertema “Bersama Melawan Kanker Anak: Kolaborasi untuk Masa Depan yang Lebih Cerah”. Diskusi ini mempertemukan Kementerian Kesehatan RI, YKAKI, dan Roche Indonesia untuk memperkuat sinergi lintas sektor dalam penanganan kanker anak.

“Pemerintah terus berupaya memperkuat deteksi dini, memperluas akses pengobatan, dan melakukan edukasi promotif serta preventif. Dukungan dari pihak swasta seperti Roche sangat berarti untuk memperluas jaringan perlindungan bagi anak-anak penyintas kanker,” kata dr. Elvieda Sariwati, Direktur Promosi Kesehatan dan Kesehatan Komunitas Kemenkes RI. Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi pentahelix yang melibatkan pemerintah, masyarakat, akademisi, media, dan pelaku usaha dalam mengatasi persoalan kesehatan.

 

Kanker anak butuh perhatian khusus

Sementara itu, Ira Soelistyo, Pendiri sekaligus Ketua YKAKI, menyampaikan bahwa kanker anak memerlukan perhatian khusus. “Pengobatan kanker anak membutuhkan waktu panjang hingga dua tahun dengan biaya yang besar. Dukungan yang konsisten dari Roche sejak 2007 sangat berarti bagi keberlangsungan program kami, termasuk ruang sekolah untuk anak-anak yang sedang dirawat serta bantuan biaya pengobatan.”

Program tahunan ini kembali menjadi bukti bahwa keterlibatan aktif berbagai pihak—perusahaan, pemerintah, komunitas—dapat membawa perubahan nyata bagi masa depan anak-anak yang tengah berjuang melawan kanker.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya