Siap Tempur di Riyadh: Timnas Indonesia Tantang Arab Saudi dan Irak Tanpa Rasa Gentar

Dua laga yang menantang ini akan menjadi ujian bagi pasukan Patrick Kluivert.

oleh Gia Yuda PradanaDiperbarui 17 Juli 2025, 23:06 WIB
Kapten Timnas Indonesia, Jay Noah Idzes (kiri), berdiskusi dengan pelatih Patrick Kluivert saat laga melawan China dalam laga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) Senayan, Jakarta, Kamis (5/6/2025). (Bola.com/M. Iqbal Ichsan)

Liputan6.com, Jakarta Timnas Indonesia telah mengetahui siapa lawan yang harus mereka hadapi di putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Dalam undian yang digelar hari ini, Garuda tergabung di Grup B bersama dua kekuatan Timur Tengah, yakni Arab Saudi dan Irak.

Arab Saudi tak hanya jadi peserta, tetapi juga tuan rumah bagi ketiga laga di grup ini yang akan dimainkan di Riyadh. Artinya, atmosfer kandang menjadi senjata tambahan untuk mereka.

Indonesia sendiri akan memulai perjuangan pada 8 Oktober 2025 menghadapi Arab Saudi, lalu bertemu Irak tiga hari kemudian. Dua laga yang menantang ini akan menjadi ujian bagi pasukan Patrick Kluivert.


Tak Ada Rasa Takut, Hanya Persiapan Matang

Pemain Timnas Indonesia merayakan gol Marselino Ferdinan ke gawang Arab Saudi pada matchday keenam putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 di SUGBK, Jakarta, Selasa (19/11/2024). (Bola.comAbdul Aziz)

Pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert, tak memungkiri bahwa Grup B adalah grup yang sulit. Namun, menurutnya, anak asuhnya tidak buta terhadap kekuatan Arab Saudi.

“Tentu saja semua tahu ini grup sulit, tetapi kita sudah mengenal Arab Saudi. Kita pernah menghadapi mereka di grup,” ujar Kluivert seperti dikutip dari kanal YouTube Kompas.com. Irak pun dianggapnya sebagai tantangan besar yang perlu dihadapi dengan persiapan matang.

“Irak adalah lawan sangat sulit, tetapi yang penting adalah mempersiapkan diri dengan baik untuk kedua laga, bersiap menghadapi momen-momen sulit dan tetap menghadapinya sebagai tim,” tambahnya.


Koneksi Lama, Lawan Baru

Pemain Timnas Indonesia, Jordi Amat (bawah) terjatuh saat berusaha mengadang laju pemain Irak, Aymen Hussein pada laga Grup F putaran kedua Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Kamis (6/6/2024). (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Laga melawan Irak akan jadi reuni kecil bagi Kluivert dengan pelatih lawan, Graham Arnold. Ada pula nama Rene Meulensteen sebagai asisten, yang membuat suasana kian menarik.

“Saya tahu dia sebelumya dan juga asistennya, Rene Meulensteen jadi kami berada di good side,” ungkap Kluivert. Hubungan personal yang baik tentu tak menjamin kelonggaran di lapangan.

Namun, bagi Kluivert, pemahaman karakter lawan bisa jadi modal tambahan dalam menyusun strategi. Meski begitu, hasil tetap ditentukan di atas lapangan hijau.


Tanpa Ole, tapi Tak Kehilangan Arah

Striker Timnas Indonesia, Ole Romeny, berselebrasi usai mencetak gol ke gawang China dalam laga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) Senayan, Jakarta, Kamis (5/6/2025). (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)

Absennya Ole Romeny karena cedera menjadi pukulan telak bagi skuad Garuda. Namun, Kluivert menegaskan timnya tetap punya rencana alternatif untuk bertarung tanpa penyerang andalannya itu.

“Tentu saja pukulan besar bahwa Ole tak akan berpartisipasi di laga-laga nanti. Dia bermain dengan baik untuk Indonesia, sayangnya cedera,” kata Kluivert.

Lanjut Baca:

“Kami punya Plan B, tetapi saya belum bisa katakan sekarang. Kami harus persiapkan diri dengan baik dan itu hal utama,” sambungnya, menegaskan fokus tim ada pada kesiapan secara menyeluruh.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya