Liputan6.com, Jakarta - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup naik 0,71% ke posisi 7.097,15 pada Senin, 14 Juli 2025. Kenaikan IHSG itu terjadi di tengah aksi jual saham oleh investor asing yang mencapai Rp 1,13 triliun.
Mengutip data Bursa Efek Indonesia (BEI), ditulis Selasa (15/7/2025), pada awal pekan ini, IHSG berada di level tertinggi 7.136,29 dan level terendah 7.071,34. Total volume perdagangan 23,26 miliar saham dengan nilai transaksi Rp 19,05 triliun. Total frekuensi perdagangan 1,77 juta kali transaksi.
Advertisement
Seiring kenaikan IHSG itu mendorong kapitalisasi pasar saham BEI tercatat Rp 12.640 triliun. Namun, investor asing melakukan aksi jual saham yang signifikan pada awal pekan ini. Tercatat investor asing melepas saham mencapai Rp 1,13 triliun. Sepanjang 2025, investor asing melepas saham Rp 58,99 triliun.
Adapun pada awal pekan ini, saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) mengalami aksi jual saham signifikan. Tercatat aksi jual saham oleh investor asing mencapai Rp 1,31 triliun. Disusul saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) sebesar Rp 344,71 miliar, dan saham PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (PTRO) mencapa Rp 118,41 miliar.
Berikut 10 saham yang dilepas investor asing berdasarkan data stockbit pada Senin, 14 Juli 2025:
1.PT Bank Mandiri Tbk (BMRI): Rp 1,31 triliun
2.PT Bank Central Asia Tbk (BBCA): Rp 344,71 miliar
3.PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (PTRO): Rp 118,41 miliar
4.PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI): Rp 99,96 miliar
5.PT Surya Internusa Semesta Tbk (SSIA): Rp 62,38 miliar
6.PT Abadi Nusantara Hijau Investama Tbk (PACK): Rp 14,98 miliar
7.PT TBS Energi Utama Tbk (TOBA): Rp 11,96 miliar
8.PT Archi Indonesia Tbk (ARCI): Rp 10,46 miliar
9.PT Aspirasi Hidup Indonesia Tbk (ACES): Rp 9,72 miliar
10.PT Central Omega Resources Tbk (DKFT): Rp 9,55 miliar
Aksi Beli
Selain itu, ada 10 saham yang dibeli investor asing antara lain:
1.PT Petrosea Tbk (PTRO): Rp 139,56 miliar
2.PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA): Rp 109,99 miliar
3.PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN): Rp 80,71 miliar
4.PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS): Rp 74,87 miliar
5.PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS): Rp 73,53 miliar
6.PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI): Rp 62,36 miliar
7.PT Barito Pacific Tbk (BRPT): Rp 55,02 miliar
8.PT Astra International Tbk (ASII): Rp 50,97 miliar
9.PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO): Rp 39,34 miliar
10.PT United Tractors Tbk (UNTR): Rp 38,50 miliar
Sentimen IHSG
"IHSG dan bursa regional Asia mengalami penguatan. Pasar tampaknya mengabaikan kabar mengenai Presiden AS Donald Trump yang mengumumkan tarif 30 persen atas impor dari Uni Eropa dan Meksiko mulai 1 Agustus 2025, yang meningkatkan tensi dagang global,” ujar Maximilianus Nico Demus, Associate Director of Research and Investment di Pilarmas Investindo Sekuritas, dikutip dari Antara, Senin (14/7/2025).
Meski pengumuman tarif memicu kekhawatiran, pelaku pasar memilih fokus pada respons positif dari Uni Eropa dan Meksiko. Kedua pihak memberi sinyal bahwa mereka siap kembali ke meja perundingan dengan pemerintahan Trump bulan ini, dengan harapan menegosiasikan pengurangan tarif.
Selain itu, data perdagangan China turut menjadi penopang sentimen pasar. Surplus perdagangan Negeri Tirai Bambu pada Juni 2025 melonjak menjadi 114,77 miliar dolar AS, naik dari 98,94 miliar dolar AS pada periode yang sama tahun lalu, dan melampaui proyeksi pasar yang sebesar 109 miliar dolar AS.
Kinerja ekspor China tumbuh 5,8 persen (year-on-year), melampaui estimasi 5 persen dan mencatatkan kenaikan dibanding Mei 2025 yang sebesar 4,8 persen. Sementara itu, impor naik tipis 1,1 persen, sedikit di bawah ekspektasi 1,3 persen, tetapi membaik dari penurunan 3,4 persen bulan sebelumnya. Capaian ini menunjukkan daya saing China yang tetap tangguh di tengah eskalasi perang dagang global.