Begini Rasanya Menjajal GWM Ora 03, Mobil Listrik Tiongkok yang Ikonik

Dari segi tampilan, mobil listrik asal Tiongkok ini memiliki bahasa desain yang mirip seperti Wuling BinguoEV karena mengusung perpaduan gaya klasik modern.

oleh Septian PamungkasDiterbitkan 14 Juli 2025, 16:05 WIB
GWM Ora. (Liputan6.com/Septian Pamungkas)

Liputan6.com, Jakarta - Belum lama ini, GWM Indonesia mengajak sejumlah media massa nasional termasuk Liputan6.com untuk menjajal performa mobil listrik GWM Ora 03. Rute test drive kali ini tidak terlalu jauh, hanya sekitar 100 kilometeran dari SCBD Jakarta menuju restoran di Kawasan Sentul Selatan dan kembali ke titik awal berangkat.

Dari segi tampilan, mobil listrik asal Tiongkok ini memiliki bahasa desain yang mirip seperti Wuling BinguoEV karena mengusung perpaduan gaya klasik modern.

Tapi secara dimensi, Ora 03 yang memiliki panjang 4.235 mm, lebar 1.825 mm, tinggi 1.596 mm dan jarak sumbu roda 2650 mm, justru bersandingan dengan Wuling CloudEV yang mempunyai panjang 4.295 mm, lebar 1.850 mm, tinggi 1.652 mm, dan jarak sumbu roda 2.700 mm.

Mengusung konsep retro futuristic, GWM Ora 03 memiliki headlamp membulat. Mengingatkan kita pada sosok MINI Electric. Bagian dalam lampu utama ini juga terintegrasi dengan DRL LED yang membulat.

GWM Ora. (Liputan6.com/Septian Pamungkas)

Bodi GWM ORA 03 juga menampilkan Retro Free Curving Waist di sisi samping kiri dan kanan bodi mobil yang memberikan lekukan indah, anggun dan modern. Pelek palang lima 18 inci melengkapi tampilan eksterior Ora 03 yang ikonik.

Masuk ke kabin, tampilannya tergolong sederhana namun terasa berkelas berkat layar infotainment yang memanjang dan beberapa tombol fisik yang berlapis krom. Tak cuma itu, Ora 03 juga dibekali jok lebar dan panoramic sunroof yang cukup lebar.

Mobil listrik Ora 03 memiliki jok yang dapat diatur secara elektrik, yang memungkinkan pengemudi dan penumpang depan mendapatkan posisi ideal yang diinginkan dengan mudah.

Yang menarik, layar pengaturan Ora 03 sebagai pusat kendali dan informasi bagi pengemudi, juga tergolong sederhana dan mudah dioperasikan. Tidak terlalu "njelimet".

GWM sengaja mempertahankan beberapa tombol konvensional untuk mempertahankan "rasa" agar pengemudi merasa tidak asing saat mengendarai mobil listrik ini.

Contohnya seperti tombol untuk menghidupkan AC ataupun defogger. Sementara pengaturan lampu berada di tuas kiri. Cara pengoperasian tuas di setir kemudi seperti mobil Eropa, tuas lampu sein ada di kiri, sedangkan wiper ada di kanan.

Untuk diketahui, Ora 03 dibekali empat mode berkendara yang bisa dipilih sesuai kebutuhan, di antaranya Auto, Normal, Sport, dan Eco. Tak seperti mobil listrik lainnya yang menawarkan akselerasi yang instan, Ora 03 terasa begitu "sopan".

Tarikannya tidak terasa begitu menjambak kala pedal gas diinjak dalam-dalam. Saat menggunakan Sport Mode, ada sedikit perbedaan. Tarikan jadi lebih responsif namun tetap nyaman.

Ora 03 mengandalkan motor listrik bertenaga 143 tk, dan torsi maksimum 210 nm, serta menggunakan baterai berkapasitas 48 kWh yang mampu menempuh jarak 400 km.

Kelengkapan Lainnya

GWM Ora. (Liputan6.com/Septian Pamungkas)

Mobil listrik yang dijual dengan harga Rp 369 juta hingga akhir GIIAS 2025 itu turut dipersenjatai fitur-fitur canggih seperti Smart Connectivity, dan Advanced Driver Assistance Systems (ADAS).

Total ada 15 fitur ADAS yang diadopsi, meliputi Autonomous Emergency Braking (AEB), Lane Keeping Assist dan Lane Centering Keeping, Adaptive Cruise Control dan Traffic Jam Assist, 360° Panoramic Camera dan Low Speed Emergency Brakes, Wisdom Dodge, Forward Collision Warning, Lane Departure Warning, Traffic Sign Recognition, Cruise Speed Limit dan Intelligent Cruise Assist.

Kemampuan fast charging dari 30 persen sampai 80 persen dalam waktu 32 menit juga sudah tersemat di mobil listrik asal Tiongkok tersebut.

Selain itu, GWM Ora 03 juga dilengkapi dengan fitur-fitur keamanan seperti enam airbags, Front and Rear Collision Warning, Lane Keeping Assist, Blind Spot Detection, Anti-Lock Braking System, Tire Pressure Monitoring System, Adaptive Cruise Control, dan Auto Emergency Braking.

Selain itu, terdapat pula Electronic Stability Program (ESP) Bosch 9.3, EPB (Electronic Parking Brake) & TPMS (Tire Pressure Monitoring System), dan Seatbelt dengan pre-tensioner dan force limiter.

Fakta Olahraga Dapat Membantu Gangguan Kesehatan Mental (Liputan6.com/Abdillah)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya