PLN Salurkan Listrik 55,4 MVA untuk Dukung Pabrik Baterai EV di Karawang

Langkah ini mempertegas komitmen PLN dalam mendukung program hilirisasi industri nasional dan penguatan ekosistem kendaraan listrik (EV) di Tanah Air.

oleh Wuri AnggariniDiperbarui 14 Juli 2025, 11:41 WIB
Presiden Prabowo Subianto. (c) Istimewa

Liputan6.com, Jakarta PT PLN (Persero) resmi memasok listrik sebesar 55,4 megavolt ampere (MVA) ke fasilitas produksi baterai kendaraan listrik milik PT Contemporary Amperex Technology Indonesia Battery (CATIB) yang berlokasi di Kawasan Industri Karawang, Jawa Barat. Proyek ini merupakan bagian dari Proyek Strategis Nasional yang diresmikan langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, pada Minggu (29/6).

Langkah ini mempertegas komitmen PLN dalam mendukung program hilirisasi industri nasional dan penguatan ekosistem kendaraan listrik (EV) di Tanah Air.

Presiden Prabowo menyambut positif beroperasinya pabrik baterai ini. Ia menilai proyek tersebut sebagai lompatan penting menuju kemandirian energi nasional sekaligus peningkatan nilai tambah sumber daya alam dalam negeri.

“Ini terobosan besar. Kita membangun energi terbarukan yang dicita-citakan dunia, sekaligus mengelola sumber daya secara optimal,” ujar Prabowo.

Pabrik baterai ini akan menjadi salah satu fasilitas produksi terbesar di kawasan, dan menjadi bagian penting dari proyek strategis nasional untuk transisi energi bersih.

Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia, mengungkapkan bahwa kapasitas produksi pabrik ini mencapai 15 gigawatt hour (GWh) per tahun. Jumlah tersebut setara dengan kebutuhan baterai untuk sekitar 250 ribu hingga 300 ribu kendaraan listrik, dan berpotensi menghemat impor 300 ribu kiloliter bahan bakar minyak (BBM) setiap tahun.

“Ini bagian dari strategi energi nasional untuk mengurangi ketergantungan pada energi fosil,” jelas Bahlil.

PLN Siap Pasok Listrik Bertahap Hingga 2027

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menegaskan kesiapan PLN dalam mendukung penuh pengembangan proyek strategis nasional ini dengan pasokan listrik andal dan layanan yang responsif.

“PLN akan menjadi tulang punggung infrastruktur energi dalam proyek ini. Pasokan listrik akan meningkat secara bertahap hingga mencapai 2 × 27,7 MVA pada tahun 2027,” ujar Darmawan.

Saat ini, PLN telah menyuplai daya awal sebesar 2,1 MVA untuk kebutuhan konstruksi pabrik, dan akan terus menyesuaikan kapasitas sesuai tahapan pembangunan.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya