Liputan6.com, Jakarta Chelsea berhasil membuktikan kekuatan dan ketangguhan mereka di panggung internasional dengan melangkah ke final Piala Dunia Antarklub 2025. Meskipun menghadapi tantangan berat dan lawan-lawan berkualitas tinggi, tim asal London ini mampu menampilkan konsistensi dan determinasi yang luar biasa.
Di bawah kepemimpinan pelatih Enzo Maresca, Chelsea memperlihatkan kombinasi sempurna antara strategi cerdas dan semangat pantang menyerah. Hal ini menjadi kunci utama mereka dalam meraih tiket ke babak final melawan PSG di MetLife Stadium, New York.
Advertisement
Perjalanan The Blues dalam turnamen ini memang tidak selalu mulus, terutama ketika melewati fase grup yang penuh tantangan. Namun, mereka berhasil memaksimalkan setiap peluang yang ada dengan baik.
Fase Grup
Chelsea ditempatkan di Grup D bersama Flamengo, LAFC, dan Esparance de Tunis dalam salah satu grup paling kompetitif di turnamen ini. Laga pembuka mempertemukan mereka dengan LAFC dan berhasil dimenangkan dengan skor 2-0 melalui pertandingan yang cukup ketat.
Penampilan solid dari barisan belakang dan efektivitas di lini depan membuat Chelsea membuka turnamen dengan penuh optimisme. Namun, ujian sebenarnya datang saat berhadapan dengan Flamengo, sang juara grup yang tampil dominan.
Chelsea harus menerima kekalahan 1-3 dari Flamengo, sebuah hasil yang sempat mengguncang kepercayaan diri tim. Meski demikian, The Blues tidak kehilangan semangat dan bangkit pada pertandingan terakhir fase grup.
Kemenangan meyakinkan 3-0 atas Esparance de Tunis memastikan Chelsea lolos ke babak gugur sebagai runner-up Grup D. Mereka mengumpulkan 6 poin dengan selisih gol positif, sekaligus menghindari beberapa tim kuat di fase selanjutnya.
Babak 16 Besar
Di babak 16 besar, Chelsea berhadapan dengan Benfica yang tampil impresif di fase grup. Pertandingan ini sempat tertunda hampir dua jam akibat badai petir yang menambah ketegangan bagi kedua tim.
Setelah laga dilanjutkan, Chelsea menunjukkan ketangguhan mental dan fisik dengan mengalahkan Benfica 4-1. Gol-gol dari Nkunku, Neto, dan Dewsbury-Hall menjadi penentu kemenangan telak tersebut.
Kemenangan ini menjadi momentum penting bagi Chelsea dalam menegaskan kesiapan mereka bersaing di level tertinggi. Kepercayaan diri tim juga semakin meningkat jelang babak selanjutnya.