Liputan6.com, Jakarta - Setelah dua tahun lalu sukses dengan Ioniq 5 N, Hyundai kembali memanaskan pasar mobil listrik berperforma tinggi lewat peluncuran Ioniq 6 N 2026 di ajang Goodwood Festival of Speed.
Meskipun hadir dengan tampilan sedan yang berbeda, Ioniq 6 N nyatanya membawa banyak kesamaan dengan pendahulunya, baik dari sisi platform hingga performa.
Advertisement
Mengandalkan platform E-GMP yang juga dipakai Ioniq 5 N, sedan listrik ini dipersenjatai dua motor Listrik masing-masing di depan dan belakang dengan total tenaga mencapai 601 hp.
Namun, dengan fitur N Grin Boost, tenaga bisa melonjak ke 641 hp selama 10 detik, ideal untuk manuver cepat di lintasan balap.
Hyundai mengklaim Ioniq 6 N mampu melesat dari diam ke 100 km/jam hanya dalam 3,2 detik, berkat bantuan sistem N Launch Control yang mengatur torsi optimal untuk akselerasi maksimal. Kecepatan tertinggi mobil ini diklaim menyentuh 257 km/jam.
Tenaga besar itu berasal dari baterai berkapasitas 84 kWh, lengkap dengan sistem manajemen suhu baru yang bisa disesuaikan untuk mode Drag, Sprint, atau Endurance.
Sayangnya, Hyundai belum mengumumkan kemampuan daya jelajahnya. Namun sebagai perbandingan, Ioniq 5 N diklaim mampu menempuh hingga 447 km dalam kondisi ideal.
Pengisian daya juga terbilang cepat dari 10 persen ke 80 persen hanya dalam 18 menit menggunakan pengisi daya ultra-cepat 350 kW.
Sensasi Berkendara ala Mobil Balap
Salah satu fitur unik Ioniq 6 N adalah N e-Shift, sistem virtual yang meniru perpindahan gigi ala mobil konvensional. Fitur ini membuat pengalaman mengemudi lebih imersif dan menyenangkan, terutama bagi pecinta mobil bensin yang belum move on ke EV.
Tak hanya itu, hadir pula teknologi N Drift Optimizer yang memudahkan pengemudi melakukan aksi drifting, serta N Track Manager untuk merekam data performa di lintasan, termasuk kecepatan dan layout trek buatan pengguna.
Suspensi dan Gaya yang Siap Ngebut
Dari segi handling, suspensi Ioniq 6 N dirancang ulang total dibandingkan versi standarnya. Hyundai menambahkan stroke-sensing dampers, geometri suspensi baru, dan roll center yang direndahkan agar lebih stabil di tikungan.
Tampilan luar disempurnakan dengan pilihan enam warna menarik seperti Abyss Black Pearl, Gravity Gold Matte, hingga Performance Blue Pearl.
Sementara interiornya tampil eksklusif dengan warna hitam aksen biru, ditambah lampu ambient khas N Ambient Shift Light.
Harga dan Ketersediaan
Meski Hyundai belum merilis harga resminya, banderol Ioniq 5 N di angka US$66.200 (sekitar Rp1,08 miliar) bisa dijadikan acuan. Peluncuran resmi di pasar diperkirakan akan dilakukan awal tahun depan.
Bagi pecinta kecepatan dan teknologi, Hyundai Ioniq 6 N menawarkan sensasi mengemudi EV yang berbeda lebih agresif, lebih cepat, dan lebih seru. Jika tren ini berlanjut, era mobil listrik tak lagi soal hemat energi, tapi juga soal adrenalin.