Cuaca Hari Ini Jumat 11 Juli 2025: Jakarta dan Sekitarnya Berawan Tebal

Cuaca pagi Jakarta hari ini, Jumat (11/7/2025) diprakirakan sebagian besar langitnya akan berawan tebal. Demikianlah prediksi cuaca hari ini.

oleh Nasrul FaizDiperbarui 11 Juli 2025, 08:03 WIB
Suasana ibu kota Jakarta diwarnai awan mendung di kawasan Thamrin, Kamis (18/2/2021). Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi hujan disertai angin akan terjadi lusa mendatang dan meminta para pengguna jalan harus berhati-hati saat berkendara. (merdeka.com/Imam Buhori)

Liputan6.com, Jakarta - Cuaca pagi Jakarta hari ini, Jumat (11/7/2025) diprakirakan sebagian besar langitnya akan berawan tebal. Demikianlah prediksi cuaca hari ini.

Berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), kondisi cuaca berawan tebal diperkirakan juga masih berlangsung hingga siang hari di sebagian wilayah Jakarta. Namun, memasuki malam hari, BMKG melaporkan langit di Ibu Kota akan berpotensi cerah berawan.

Adapun cuaca di wilayah penyangga Ibu Kota dilaporkan bervariasi. Di Bekasi, Jawa Barat langit akan berawan tebal pagi dan siang hari, sementara malam hari diprakirakan cerah berawan.

Untuk wilayah Depok dan Bogor, Jawa Barat, BMKG memprediksi cuaca pagi dan siang hari berawan tebal, malam berawan. Sementara itu, Tangerang diperkirakan berawan tebal pada pagi dan siang hari, malam cerah berawan.

Berikut informasi prakiraan cuaca Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek) selengkapnya yang dikutip Liputan6.com dari laman resmi BMKG www.bmkg.go.id:

 Kota  Pagi  Siang   Malam 
 Jakarta Barat  Berawan Tebal  Berawan Tebal  Cerah Berawan
 Jakarta Pusat   Berawan Tebal  Berawan  Cerah Berawan
 Jakarta Selatan  Berawan Tebal  Berawan Tebal  Cerah Berawan
 Jakarta Timur   Berawan Tebal  Berawan Tebal  Cerah Berawan
 Jakarta Utara   Berawan Tebal  Berawan  Cerah Berawan
 Kepulauan Seribu   Hujan Ringan  Berawan  Cerah Berawan
 Bekasi   Berawan Tebal  Berawan Tebal  Cerah Berawan
 Depok   Berawan Tebal  Berawan Tebal  Berawan
 Kota Bogor   Berawan Tebal  Berawan Tebal  Berawan
 Tangerang  Berawan Tebal  Berawan Tebal  Cerah Berawan

BMKG: Waspada Potensi Cuaca Ekstrem

Tetesan air hujan yang ada di jendela kaca dengan latar belakang mendung menyelimuti langit Jakarta, Kamis (1/2). BMKG juga meminta warga mengantisipasi potensi angin berkecepatan tinggi. (Liputan6.com/Immanuel Antonius)

Sebelumnya, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), melaporkan cuaca ekstrem diperkirakan masih berlangsung dalam sepekan ke depan, terutama di Pulau Jawa dan Jabodetabek.

“Pada sepekan ke depan, BMKG mewaspadai cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi di berbagai wilayah, terutama di Pulau Jawa bagian barat dan tengah, termasuk Jabodetabek,” kata Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati, dalam temu media secara daring, Senin (7/7/2025).

Cuaca ekstrem sepekan ke depan juga berpotensi terjadi di Kalimantan Timur, Sulawesi Selatan dan wilayah sekitarnya, Nusa Tenggara Barat termasuk Mataram, Maluku bagian Tengah, Papua bagian tengah dan utara.

"Kemudian periode 10-12 Juli 2025, potensi hujan signifikan diperkirakan akan bergeser ke wilayah Indonesia bagian tengah dan timur seiring dengan pergeseran gangguan atmosfer dan distribusi kelembapan tropis," lanjutnya.

Dwikorita juga menjelaskan soal banjir di Bogor. Menurutnya, banjir di Kabupaten Bogor adalah akibat dari hujan dengan intensitas lebat hingga sangat lebat pada 5 Juli 2025.

“Pada 5 Juli 2025, hujan intensitas lebih dari 100 mm per hari (lebat hingga sangat lebat) di wilayah Bogor, Mataram, dan sejumlah kabupaten di Sulawesi Selatan. Hujan ekstrem tersebut berdampak kepada banjir, banjir bandang, tanah longsor, dan pohon tumbang,” jelas Dwikorita.

Intensitas Hujan

Hujan lebat juga terjadi di wilayah Tangerang dan Jakarta Timur yang mengakibatkan genangan, kerusakan infrastruktur, dan gangguan aktivitas masyarakat, tambahnya.

Begitu pula pada 6 Juli 2025, hujan kembali terjadi secara luas di wilayah Jakarta dan sekitarnya, terutama Tangerang yang menyebabkan genangan air, antrean lalu lintas, serta peningkatan potensi bencana hidrometeorologi.

Intensitas hujan lebat tercatat lebih dari 100 mm per hari, bahkan mencapai 150 mm per hari di daerah Puncak, Jawa Barat.

Operasi Modifikasi Cuaca

Sementara itu, Deputi Bidang Modifikasi Cuaca Tri Handoko Seto menjelaskan saat ini BMKG terus berkoordinasi dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), BPBD, operator transportasi, dan pihak lain sebagai tindak lanjut atas kondisi ini.

Demikian pula bersama dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan operasi modifikasi cuaca (OMC) sebagai respons cuaca ekstrem yang berdampak kepada masyarakat.

"Operasi Modifikasi Cuaca di DKI Jakarta dan Jawa Barat dilaksanakan mulai hari ini (7/7) dan direncanakan sampai tanggal 11. Tentu nanti kami akan lihat perkembangan cuacanya. Kami terus berkoordinasi dengan Pemda dan BNPB sebagai pihak yang menyediakan anggaran," jelasnya.

Infografis 4 Anomali Cuaca Pemicu Potensi Cuaca Ekstrem di Indonesia. (Liputan6.com/Trieyasni)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya