Dihujani Serangan Udara Rusia, Warga Kyiv Berlindung di Stasiun Kereta Bawah Tanah

oleh Helmi FithriansyahDiterbitkan 10 Juli 2025, 12:10 WIB
Puluhan Warga Kyiv Berlindung di Stasiun Kereta Bawah Tanah
Rentetan serangan Rusia menghantam wilayah Kyiv, ibu kota Ukraina, pada Kamis (10/7) dini hari. Kepala administrasi militer Kyiv, Tymur Tkachenko, dalam pernyataannya menyebut jumlah korban luka bertambah menjadi 11 orang. Otoritas Kyiv memperingatkan serangan rudal dan pesawat tanpa awak (drone) Moskow masih akan menghujani wilayah tersebut. Puluhan warga Kyiv memilih berlindung di dalam stasiun kereta bawah tanah, mereka membawa alas tikar dan barang berharga lainnya untuk beristirahat sambil menunggu serangan selesai. Diketahui, serangan terbaru Rusia ini terjadi sehari setelah serangan rudal dan drone besar-besaran menghujani wilayah Ukraina bagian barat yang menewaskan satu warga sipil. Serangan rudal dan drone Rusia itu disebut sebagai serangan udara tunggal terbesar di Ukraina sejak invasi skala penuh dimulai pada Februari 2022.
Orang-orang beristirahat di sebuah stasiun kereta bawah tanah, yang digunakan sebagai tempat perlindungan bom, selama serangan Rusia di Kyiv, Ukraina, Kamis dini hari, 10 Juli 2025. (AP Photo/Efrem Lukatsky)
Rentetan serangan Rusia menghantam wilayah Kyiv, ibu kota Ukraina, pada Kamis (10/7) dini hari. (AP Photo/Efrem Lukatsky)
Kepala administrasi militer Kyiv, Tymur Tkachenko, dalam pernyataannya menyebut jumlah korban luka bertambah menjadi 11 orang. (AP Photo/Efrem Lukatsky)
Otoritas Kyiv memperingatkan serangan rudal dan pesawat tanpa awak (drone) Moskow masih akan menghujani wilayah tersebut. (AP Photo/Efrem Lukatsky)
Puluhan warga Kyiv memilih berlindung di dalam stasiun kereta bawah tanah, mereka membawa alas tikar dan barang berharga lainnya untuk beristirahat sambil menunggu serangan selesai. (AP Photo/Efrem Lukatsky)
Serangan terbaru Rusia ini terjadi sehari setelah serangan rudal dan drone besar-besaran menghujani wilayah Ukraina bagian barat yang menewaskan satu warga sipil. (AP Photo/Efrem Lukatsky)
Serangan rudal dan drone Rusia itu disebut sebagai serangan udara tunggal terbesar di Ukraina sejak invasi skala penuh dimulai pada Februari 2022. (AP Photo/Efrem Lukatsky)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya