Cole Palmer Diklaim Pura-pura Bego di Depan Kamera, Aslinya Cerdas

Micah Richards mengklaim Cole Palmer selama ini berpura-pura bego di depan kamera padahal sesungguhnya ia adalah pria yang cerdas.

oleh Dimas Ardi PrasetyaDiterbitkan 10 Juli 2025, 06:00 WIB
Aksi Cole Palmer dalam laga final UEFA Conference League antara Real Betis vs Chelsea, Kamis (29/5/2025). (AP Photo/Petr David Josek)

Liputan6.com, Jakarta Eks bek Manchester City, Micah Richards, mengklaim Cole Palmer selama ini berpura-pura bego di depan kamera padahal sesungguhnya ia adalah pria yang cerdas.

Cole Palmer dikenal publik sebagai sosok yang kalem dan bersahaja ketika tampil di depan kamera. Setiap kali diwawancarai, pemain Chelsea itu terlihat santai dan cuek, seolah tak terlalu memikirkan kesan yang ditinggalkan.

Namun di balik sikap santainya, banyak pernyataan Palmer justru jadi bahan pembicaraan. Beberapa komentarnya bahkan viral di media sosial, terutama setelah pertandingan besar bersama Chelsea atau Timnas Inggris.

Wawancara pascalaga yang ia jalani kerap menampilkan sisi unik dari kepribadian Palmer. Mulai dari gaya bicara hingga respon spontan, semuanya memperkuat citra dirinya sebagai sosok yang jenaka tapi sederhana.

Namun persepsi publik terhadap Cole Palmer tersebut ternyata tidak sepenuhnya menggambarkan kenyataan. Sejumlah komentar dari mantan pemain mulai memunculkan sisi lain dari gelandang muda Inggris ini.


Richards Sebut Palmer Bukan Orang Sembarangan

Micah Richards. Eks bek kanan Manchester City ini kini bekerja sebagai komentator dan pundit di jaringan televisi Sky Sports dan BBC Sport tak lama setelah memutuskan pensiun bersama Aston Villa pada Juli 2019. Di samping tampil di studio, ia juga kerap menyiarkan langsung dan memberikan sejumlah pertanyaan dari lapangan saat sebelum maupun sesudah pertandingan. (AFP/Pool/Shaun Botterill)

Dalam siniar The Rest is Football, Micah Richards mengungkapkan pandangannya soal Cole Palmer. Ia menilai bahwa mantan pemain Manchester City itu sebenarnya adalah sosok yang sangat cerdas.

Richards menyebut bahwa kesan santai yang diperlihatkan Palmer hanyalah bagian dari gayanya saja. Di balik semua itu, ia melihat seorang pria muda dengan wawasan luas dan kecerdasan sosial tinggi.

“Sangat pintar. Ia tahu apa yang ia lakukan. Ia sangat jenaka,” ujar Richards dalam siniar tersebut, memberi gambaran bahwa Palmer bukan sekadar pemain berbakat, tapi juga cerdas secara emosional.


Gaya Pura-Pura Bego Palmer Dianggap Mirip Grealish

Belum genap semusim di Manchester City, Jack Grealish malah mengalami penurunan nilai pasarnya karena sering didera cedera. Hal tersebut membuat Pep Guardiola sering menaruhnya di bangku cadangan. Ia mengalami penurunan nilai pasar sebesar 20 juta euro atau setara 322 miliar rupiah. (AFP/Oli Scarff)

Lebih lanjut, Micah Richards memberikan perbandingan antara Cole Palmer dan Jack Grealish. Menurutnya, keduanya memiliki kesamaan dalam cara membentuk citra diri di hadapan publik.

Richards menyebut bahwa Palmer sengaja bersikap konyol atau tampak tak serius saat tampil di media. Hal ini bukan karena ia tak tahu, melainkan karena memang ia ingin menampilkan kesan tersebut.

“Ia seperti (Jack) Grealish. Mereka berpura-pura bodoh tetapi sebenarnya tidak. Mereka tahu persis apa yang mereka lakukan. Cole Palmer persis seperti itu,” ujar Richards lagi


Interaksi dengan Pemain Baru Jadi Sorotan Publik

Gelandang Chelsea asal Inggris bernomor punggung 20, Cole Palmer, merayakan gol kedua bagi timnya dalam pertandingan Liga Primer Inggris antara Tottenham Hotspur dan Chelsea di Stadion Tottenham Hotspur di London, pada 8 Desember 2024. (Ben STANSALL/AFP)

Salah satu momen yang kembali memantik perhatian adalah saat Palmer berinteraksi dengan Estevao, pemain muda asal Brasil yang baru bergabung dengan Chelsea. Keduanya terlihat berbicara meski terhalang kendala bahasa.

Hal tersebut terjadi di perempat final Piala Dunia Antarklub 2025. Kala itu Chelsea berhasil menundukkan Palmeiras dengan skor 2-1.

Palmer bahkan sempat mengatakan bahwa Estevao mungkin tidak mengerti sepatah kata pun yang ia ucapkan. Komentar itu sontak viral dan menjadi hiburan fans sepak bola.

Meski begitu, reaksi spontan itu kembali menunjukkan sisi alami dari Palmer yang mudah disukai. Penilaian Richards seolah memberi konteks tambahan bahwa keluguan Palmer bisa jadi hanyalah bagian dari persona yang disengaja.

(The Rest Is Football)


Klasemen Liga Inggris

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya